Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dan bentuk layanan konseling sederhana yang diberikan kepada siswa yang mengalami kesulitan konsentrasi belajar di SDN 2 Sanggrahan, menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap konsentrasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas berperan sebagai pembimbing, motivator, dan fasilitator. Layanan konseling sederhana dilakukan melalui pendekatan personal, pendampingan individual, pemberian motivasi dan nasihat, tutor sebaya, penggalian potensi siswa, serta kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung meliputi hubungan yang baik antara guru dan siswa, dukungan teman sebaya, dan kerja sama dengan orang tua. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu guru dan perbedaan karakteristik siswa. Layanan tersebut berdampak positif terhadap konsentrasi belajar, yang terlihat dari meningkatnya perhatian, keaktifan, motivasi, kemampuan mengikuti instruksi, dan kemampuan mengendalikan fokus selama pembelajaran.
Copyrights © 2026