Perkembangan teknologi digital mengubah proses produksi dan distribusi berita. Penelitian ini mengkaji strategi produksi berita KOMPAS.com Travel & Food dan orientasinya terhadap audiens Gen Z, Milenial, hingga Boomers melalui teori Agenda Setting. Penelitian menerapkan paradigma konstruktivisme dan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal holistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, tiga sesi wawancara mendalam dengan durasi rata-rata 60–90 menit per sesi, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang dipilih secara purposive, yaitu Editor sebagai key informan, Asisten Editor sebagai informan utama, serta peneliti yang berperan sebagai Reporter Magang sebagai informan pendukung. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, waktu, dan teori serta member check, sedangkan analisis mengacu pada model Miles & Huberman. Strategi produksi berita mencakup empat tahap yang saling terhubung, yaitu News Sourcing & News Gathering, News Writing, News Editing, serta News Production Evaluation. Keempat tahap berlangsung secara sirkular melalui feedback loop sehingga hasil evaluasi menjadi dasar bagi produksi berikutnya. Pada sourcing & gathering, redaksi menggabungkan riset lintas platform, data keyword Tim Riset War Room, dan nilai berita untuk menentukan isu dalam agenda media. Pada writing, redaksi menerapkan SEO, 5W+1H untuk hard news, dan modifikasi piramida terbalik untuk soft news. Pada editing, editor menekankan verifikasi, kelengkapan, serta penyaringan diksi subjektif yang tidak didukung data dengan mengutamakan akurasi dibanding kecepatan. Pada evaluation, redaksi menilai kinerja reporter serta mengembangkan artikel follow-up dan wrap-up sebagai umpan balik siklus berikutnya. Secara keseluruhan, keempat tahap memperlihatkan praktik Agenda Setting pada tingkat pembentukan agenda media dan orientasinya terhadap kebutuhan informasi publik, bukan bukti perubahan agenda publik karena persepsi audiens tidak diukur secara langsung.
Copyrights © 2026