Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. Advances in digital technology have transformed family interaction patterns, including the increased use of smartphones by parents when interacting face-to-face with their children. This has given rise to the phenomenon of parental phubbing, in which parents focus more on their digital devices than on direct interaction with their children. This article aims to examine the impact of parental phubbing on adolescents using a literature review method. The literature search was conducted through Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect using the keywords Psychological Impact, Parental Phubbing, and Adolescents. The review found that parental phubbing reduces the quality of parent-child relationships, communication, and emotional warmth, while increasing adolescents’ perception that they are being neglected. This phenomenon is also associated with various psychological problems, including low self-esteem, anxiety, depression, loneliness, problematic internet use, and behavioral issues. However, open communication, perceived family support, and warm, high-quality family relationships can serve as protective factors that mitigate these negative effects. Therefore, parents should use digital devices more wisely while maintaining meaningful interactions and emotional engagement with adolescents to support their social, emotional, and psychological development. Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi dalam keluarga, termasuk meningkatnya penggunaan smartphone orang tua saat berinteraksi langsung dengan anak. Kondisi ini memunculkan fenomena parental phubbing, yaitu perilaku orang tua yang lebih memusatkan perhatian pada perangkat digital dibandingkan dengan interaksi bersama anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji berbagai dampak parental phubbing terhadap remaja menggunakan metode literature review. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci Dampak Psikologis, Interaksi Orang Tua Anak, Parental Phubbing, Remaja. Hasil kajian literatur menunjukan bahwa parental phubbing berdampak pada menurunnya kualitas hubungan orang tua dan anak, berkurangnya intensitas komunikasi, melemahnya kehangatan emosional, serta meningkatnya persepsi diabaikan pada remaja. Selain itu, parental phubbing juga berkaitan dengan berbagai permasalahan psikologis, seperti rendahnya harga diri, kecemasan, depresi, kesepian, penggunaan internet yang bermasalah, serta muncul masalah perilaku. Namun, komunikasi terbuka, dukungan keluarga yang dirasakan, serta keluarga yang hangat dan berkualitas dapat menjadi faktor protektif yang membantu mengurangi dampak negatif parental phubbing. Oleh karena itu, diperlikannya kesadaran orang tua dalam menggunakan perangkat digital dengan tetap menjaga kualitas interaksi dan keterlibatan emosional bersama remaja untuk mendukung perkembangan sosial emosional dan psikologis mereka secara optimal.
Copyrights © 0000