Sampai saat ini masih banyak pelaku usaha di Desa Kadu Kecamatan Curug mencampur antara uang pribadi dan uang usaha yang berdampak keberlanjutan usaha. Mayoritas pelaku usaha kaos sablon belum menerapkan manajemen keuangan secara optimal sehingga mengalami kesulitan dalam mengelola arus kas, menentukan keuntungan, dan mengembangkan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya manajemen keuangan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kinerja dan keberlangsungan bisnis. Metode yang digunakan dengan metode ceramah dan diskusi melalui tanya jawab secara langsung. Selain itu peserta praktek secara langsung membuat pencatatan keuangan secara sederhana. Kegiatan diikuti oleh 22 orang pelaku usaha dan 15 orang dosen dan 4 orang mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam penerapan manajemen keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha dalam pengambilan keputusan, pengendalian biaya, peningkatan profitabilitas, serta menjaga stabilitas keuangan perusahaan. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen keuangan guna mencapai tujuan usaha secara berkelanjutan
Copyrights © 2026