Pallangga: Journal of Agriculture Science and Research
Vol. 4 No. 2 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2026

Demonstrasi Budidaya Bawang Merah Berbasis Biopestisida Daun Gamal Di Bonto Marannu

Fidelis Andi Sa'pang (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa)
A. Muhibuddin Muhibuddin (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa)
Zulkifli Maulana (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bosowa)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Shallot farmers in Bonto Marannu apply diverse cultivation practices and still rely partly on synthetic inputs for pest and disease management. This study described farmer characteristics, cultivation practices, and the production achieved in a demonstration plot using gamal leaf biopesticide. The study was conducted from July to August 2024 using a descriptive case-study approach involving 12 farmers from the Montea and Sipassiriki farmer groups, six respondents from each group. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Respondents had a mean age of 44.7 years, cultivated 2.51 ha on average, and had 17.9 years of farming experience. The main practices included a spacing of 15 × 20 cm, Phonska and urea fertilization, and chemical fungicide application for fungal disease control. Mean farmer production was 9.33 t/ha in Montea and 8.67 t/ha in Sipassiriki, whereas the demonstration plot produced 11.50 t/ha. The higher demonstration-plot yield is descriptive and cannot be attributed solely to gamal leaf biopesticide because the plot size, untreated control, and replication were not reported. The practice is nevertheless relevant as an environmentally friendlier component of integrated crop management, provided that formulation, dose, application frequency, and target pests are standardized. Petani bawang merah di Desa Bonto Marannu menerapkan teknik budidaya yang beragam dan masih menggunakan sebagian input sintetis untuk pengendalian hama dan penyakit. Penelitian ini mendeskripsikan karakteristik petani, teknik budidaya, serta hasil produksi pada demonstrasi plot yang menggunakan biopestisida daun gamal. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2024 menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif terhadap 12 petani dari Kelompok Tani Montea dan Sipassiriki, masing-masing enam responden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Responden memiliki rata-rata umur 44,7 tahun, luas lahan 2,51 ha, dan pengalaman bertani 17,9 tahun. Teknik utama meliputi jarak tanam 15 × 20 cm, pemupukan Phonska dan urea, serta penggunaan fungisida kimia untuk pengendalian penyakit jamur. Rata-rata produksi petani mencapai 9,33 ton/ha pada Kelompok Tani Montea dan 8,67 ton/ha pada Kelompok Tani Sipassiriki, sedangkan demonstrasi plot menghasilkan 11,50 ton/ha. Hasil demonstrasi plot yang lebih tinggi bersifat deskriptif dan belum dapat dikaitkan hanya dengan biopestisida daun gamal karena ukuran plot, kontrol tanpa biopestisida, dan ulangan tidak dilaporkan. Biopestisida daun gamal tetap relevan sebagai komponen budidaya yang lebih ramah lingkungan apabila formulasi, dosis, frekuensi aplikasi, dan organisme sasaran distandardisasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pallangga

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang pertanian yang mencakup antara lain ilmu tanah, budidaya tanaman semusim, budidaya pertanian dan perkebunan, pangan olahan, ...