ISPA merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita. Baby massage dapat menjadi salah satu pendekatan komplementer untuk membantu mengurangi gejala ISPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan gejala ISPA sebelum dan sesudah pemberian baby massage pada balita usia 12–59 bulan. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 31 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan distribusi gejala ISPA setelah intervensi, ditandai dengan penurunan kategori sangat sering dari 15 responden (48,4%) menjadi 3 responden (9,7%) dan peningkatan kategori jarang dari 0 menjadi 11 responden (35,5%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan Z=-4,710 dan p<0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara skor gejala ISPA sebelum dan sesudah pemberian baby massage. Baby massage berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam membantu mengurangi frekuensi gejala ISPA pada balita.
Copyrights © 2026