Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peran Keluarga untuk Mencegah Penularan TB Paru dalam Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Gajah Demak Indah Puspitasari; Ana Zumrotun Nisak; Yayuk Mundriyastutik
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v4i2.1196

Abstract

According to the health profile of Demak, the number of TB in Gajah health center ranks 6th out of 20 places. Total cases is 924 sufferes, with the number of BTA+ patients as a whole as many as 516 patients. In doing disease prevention efforts not only be done by the client itself or health workers alone but also play a role, so it takes the role of family to prevent the occurrence of transmission of pulmonary TB disease in the working area of Gajah Health Center Demak District. This research uses qualitative method with case study approach. The purpose of this research is to knowing deeply the five roles of family in knowing, deciding, taking care, modifying environment and utilizing health facility to prevent transmission of pulmonary TB disease in working area of Gajah Health Center of  Demak Regency.From the results of this study, most of the informants did not know about the understanding of TB disease but, in general the role of the family to prevent transmission of pulmonary TB was good enough, although it was still not optimal because, there were still a number of efforts to prevent TB transmission that were not done by the family. For example, families do not understand the duties and functions of PMO, do not separate the use of eating utensils with patients pulmonary TB, and do not pay attention to the importance of reminding people with  pulmonary TB when coughing.  Suggestion of this  research  result for Puskesmas Gajah of Demak Regency in order to add and modify program of Lung TB prevention. In addition to regular monitoring or regular home visits to monitor the treatment and prevention of TB transmission done by the family at home. 
Peran Keluarga untuk Mencegah Penularan TB Paru dalam Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Gajah Demak Indah Puspitasari; Ana Zumrotun Nisak; Yayuk Mundriyastutik
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v4i2.1196

Abstract

According to the health profile of Demak, the number of TB in Gajah health center ranks 6th out of 20 places. Total cases is 924 sufferes, with the number of BTA+ patients as a whole as many as 516 patients. In doing disease prevention efforts not only be done by the client itself or health workers alone but also play a role, so it takes the role of family to prevent the occurrence of transmission of pulmonary TB disease in the working area of Gajah Health Center Demak District. This research uses qualitative method with case study approach. The purpose of this research is to knowing deeply the five roles of family in knowing, deciding, taking care, modifying environment and utilizing health facility to prevent transmission of pulmonary TB disease in working area of Gajah Health Center of  Demak Regency.From the results of this study, most of the informants did not know about the understanding of TB disease but, in general the role of the family to prevent transmission of pulmonary TB was good enough, although it was still not optimal because, there were still a number of efforts to prevent TB transmission that were not done by the family. For example, families do not understand the duties and functions of PMO, do not separate the use of eating utensils with patients pulmonary TB, and do not pay attention to the importance of reminding people with  pulmonary TB when coughing.  Suggestion of this  research  result for Puskesmas Gajah of Demak Regency in order to add and modify program of Lung TB prevention. In addition to regular monitoring or regular home visits to monitor the treatment and prevention of TB transmission done by the family at home. 
Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) berdasarkan Faktor Prediktor Usia Kehamilan Dan Status Gizi Ibu Fania Nurul Khoirunnisa'; Indah Puspitasari; Indah Yulianti; Ana Zumrotun Nisak; Dewi Sartika Siagian
Midwifery Care Journal Vol 5, No 3 (2024): July 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v5i3.11597

Abstract

Low birth weight (LBW) contributes about 60-80% of neonatal mortality. Factors such as gestational age and maternal nutritional status are among of the causes of LBW. Reducing infant mortality rate (IMR) is an essential indicator of a country’s success in improving public health. The aim of this study was to investigate the occurrence of LBW based on gestational age and maternal nutritional status at PKU Muhammadiyah Tegal hospital. This study was analytical and retrospective approach. The study population includes all mothers who gave birth at PKU Muhammadiyah Tegal hospital in July 2023 on 41 respondents. Data collection involves secondary data and statistically analyzed using chi square test. Result of the study found that from the respondents, 21 (51.2%) experienced preterm births (37 weeks), while 22 (53.7%) were diagnosed with Chronic Energy Deficiency (CED) with Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) 23.5 cm. LBW occurred in 28 cases (68.3%). Chi-square analysis revealed a significant correlation between gestational age and LBW at Muhammadiyah Tegal PKU Hospital (p-value=0.010, OR: 7.773). Similarly, LBW occurrence based on maternal nutritional status also exhibited a significant relationship (p-value=0.004, OR: 15.000), indicating that pregnant women with CED have a 15 times higher risk of experiencing LBW compared to non-CED pregnant women
Efektivitas Pemeberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Iseh Widyawati; Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i3.2573

Abstract

Anemia dapat menyebabkan kekurangan oksigen yang diperlukan untuk fungsi optimal sel dan organ. Gejala anemia antara lain kelelahan, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada ibu hamil, anemia berisiko menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin, sehingga pemeriksaan dan penanganan yang tepat sangat diperlukan. Pengobatan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi tablet zat besi atau meningkatkan asupan protein, salah satunya melalui sari kacang hijau. Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sari kacang hijau dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test post-test, melibatkan 30 responden. Analisis dilakukan untuk mengamati perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah konsumsi sari kacang hijau serta menilai manfaatnya bagi kesehatan ibu hamil. Sampel yang diikutsertakan diambil melalui teknik purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 93,3% responden mengalami anemia ringan, sementara 6,7% memiliki kadar hemoglobin normal. Setelah perlakuan, 76,7% responden mencapai kadar hemoglobin normal, sedangkan 23,3% masih mengalami anemia ringan. Hasil uji statistik (p = 0,000) mengonfirmasi perbedaan signifikan sebelum dan setelah perlakuan, sehingga sari kacang hijau terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dan direkomendasikan sebagai intervensi alami.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PURWOSARI DAN DESA SUNGGINGAN WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI KUDUS Noor Cholifah; Indah Puspitasari; Warji Warji
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1330

Abstract

disebut juga dengan “silent killer” karena jarang menunjukkan tanda-tanda dan jika diderita dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi. Hipertensi membutuhkan penanganan yang tepat, baik dari segi farmakologis maupun non farmakologis. Terapi non farmakologis sudah banyak dikembangkan di luar negeri dan menjadi intervensi pendamping yang dapat digunakan sebagai pengganti pengobatan konvensional. BPOM menetapkan 9 tanaman obat unggulan yang telah diuji secara klinis yaitu sambiloto, jambu biji, jati belanda, cabe jawa, temulawak, jahe merah, kunyit, mengkudu dan salam. Daun salam mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah terjadinya oksidasi sel tubuh. Kandungan flavonoid pada daun salam dapat digunakan untuk mencegah terjadinya hipertensi.Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus.Metode: Jenis penelitian quasi experiment design dengan pendekatan non equivalent control group. Populasi penelitian ini adalah semua penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus bulan April – Mei 2017 berjumlah 56 orang, dengan sampel penelitian 36 orang. Variabel independennya pemberian rebusan daun salam, dan variabel dependennya perubahan tekanan darah. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil Penelitian: Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p value = 0,001 pada tekanan darah sistole dan nilai p value = 0,005 pada tekanan darah diastole antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sesudah diberikan perlakuan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan Wilayah Puskesmas Purwosari Kudus.Kata Kunci : Rebusan Daun Salam, Perubahan Tekanan Darah Abstract Background: Hypertension is often referred to as "silent killer" because it rarely shows signs and if suffered in the long term can cause various complications. Hypertension requires appropriate treatment, both in pharmacological and nonpharmacological terms. Non-pharmacological therapy has been widely developed abroad and became a companion intervention that can be used as a substitute for conventional medicine. BPOM assigned 9 leading medicinal plants that have been tested clinically namely sambiloto, guava, jati dutch, chilli java, temulawak, red ginger, turmeric, mengkudu and greetings. The bay leaves contain flavonoids that act as antioxidants that can prevent the occurrence of cell oxidation. The content of flavonoids in bay leaves can be used to prevent the occurrence of hypertension.Objective: Knowing the effect of bay leaf decoction on changes in blood pressure in hypertensive patients in Purwosari Village and Sunggingan Village Purwosari Kudus Puskesmas Area.Methods: Type of quasi experiment design with non-equivalent control group approach. The population of this study were all patients of hypertension in Purwosari Village and Sunggingan Village Purwosari Kudus District Health Center in April - May 2017 amounted to 56 people, with a sample of 36 people. Independent variables of bay leaves decoction, and the dependent variable of blood pressure changes. Data analysis using Wilcoxon test.Results: Wilcoxon test results obtained p value = 0.001 on blood pressure systole and p value =0.005 at diastole blood pressure between the control group and intervention group after treatment. Conclusion: There is influence of bay leaves decoction on changes in blood pressure in patients with hypertension in the village Purwosari and Sunggingan Village Purwosari Kudus Puskesmas.Keywords: Decoction of bay leaves, changes in blood pressure.
KORELASI STATUS GIZI BERDASARKAN LILA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA LOKUS STUNTING PUSKESMAS JEPARA Arifatul Ma'wa; Noor Azizah; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2970

Abstract

Indonesia termasuk dalam salah satu negara berkembang yang hingga saat masih dihadapkan dengan triple burden of malnutrition (tiga beban masalah gizi) yaitu stunting, wasting dan overweight. Kabupaten Jepara menempati urutan kelima terbanyak di Provinsi Jawa Tengah dan urutan 10 di atas angka provinsi. Stunting yang terjadi dijepara sebanyak 3.638 balita. di Puskesmas Jepara kejadian stunting 507 balita.. Oleh karena itu, tujuan studi ini adalah untuk mengetahui korelasi status gizi berdasarkan LILA ibu hamil dengan kejadian stunting di desa lokus stunting puskesmas jepara. dengan desain penelitian cohort retrospective. Populasi dan Sampel yaitu seluruh ibu yang  memiliki balita di desa lokus stunting di puskesmas  jepara yang berjumlah 39  ibu hamil. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kohort ibu hamil dan laporan data E-PPGBM. Analisa data menggunakan uji statistic Korelasi Rank Spearman dengan menggunakan program SPSS Forwindows. Sebagian besar ibu hamil yang memiliki balita stunting yaitu status gizi baik (23,5 cm) sebanyak 28 orang (71,8%), ibu hamil dengan status gizi kurang ada 11 (28,2%). Ibu hamil yang memiliki balita stunting dengan riwayat status gizi baik sebagian besar stunting dalam kategori pendek ada 24 balita (61,6%) dan sangat pendek sebanyak 4 balita (10,2%). Status gizi berdasarkan LILA ibu hamil yang memiliki balita stunting yaitu status gizi kurang menyebabkan kejadian stunting dengan kategori pendek sebanyak 10 balita (25,6%) sedangkan kategori sangat pendek 1 balita (2,6%). Dari penelitian yang telah diteliti berdasarkan hasil uji statistik rank spearman diperoleh nilai 0,543 maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan LILA ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di desa lokus stunting Puskesmas Jepara. Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan dan lebih memperhatikan asupan gizi, khususnya pada ibu agar saat hamil bisa memberikan asupan yang cukup untuk janin.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PIJAT ENDORPHIN DAN AUDIOANALGESIK UNTUK MENURUNKAN NYERI PERSALINAN KALA I Ana Zumrotun Nisak; Indah Puspitasari; Puput Rizqiatun Nisa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2017

Abstract

Latar Belakangg: Nyeri persalinan yang berlebihan dan berkepanjangan dapat menyebabkan kecemasan, tekanan psikologis, komplikasi padaa persalinan, bahkannkematiannpadaaibuudan bayi. Olehh karenaaitu, perlu dilakukan penanganan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis, seperti pijat endorphin dan audioanalgesik. Tujuan: Penelitiann inii bertujuan untuk mengetahuii efektivitass kombinasi pijatt endorphin dan audioanalgesik dalam menurunkan nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin di RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Metode: Penelitiann ini menggunakann metodee quasi-experimentt dengan desaint pre-post-testt one group, dengann jumlah sampel sebanyak 63 ibu bersalin kala I. Pengumpulan data dilakukann dengan menggunakann lembar observasii dan skalaa intensitas nyerii FPRS. Analisis dataa dilakukann menggunakann uji statistikk non-parametrikk Wilcoxonn Signed Ranks test. Hasil Penelitiann: Hasil penelitian menunjukkann bahwa rata-rataa skala nyeri sebelumm diberikann terapi yaitu 7,539, sedangkan rerata skala nyerii setelah diberikann terapi adalahh 6,285. Terdapat penurunan skala nyeri sebesar 1,254 setelah pemberian terapi kombinasi pijat endorphin dan audioanalgesik. Hasil uji statistikt menunjukkanb nilai p-valuet sebesar 0,000t, menunjukkanb bahwa pemberian terapi kombinasi tersebut efektif dalam menurunkan nyeri persalinani kala iI. Kesimpulan: Berdasarkann hasil penelitian, dapaty disimpulkank bahwan pemberian terapi kombinasi pijat endorphin dan audioanalgesik terbuktit efektify dalamn menurunkant nyerie persalinan kalas I di RSI PKU Muhammadiyah Tegal.
TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PERSALINAN BERDASARKAN PENDAMPING PERSALINAN Atun Wigati; Indah Puspitasari; Ummi Kulsum; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2022

Abstract

factors that influence childbirth or what is often called the 5P (Passage, Power, Passenger, Psychology, Helper). Having a companion during childbirth helps mothers reduce mortality, because pregnancy and childbirth are sad events that can be prevented and should not happen. The purpose of this study was to examine the relationship between the anxiety level of mothers in childbirth and birth attendants at BPM Farikha Prambanan Kudus. Research Methods, this type of correlation analysis research uses a cross-sectional time approach, a sample is determined from the population with a sample selection technique using Total Sampling, namely 33 respondents are obtained. computerized assistance and statistically tested using the Kendal Tau test. Research Results Most of the childbirth assistance was assisted in stage 1 by 16 people (39.4%). The condition of the mother's anxiety before delivery is mostly moderate anxiety as many as 12 people (36.4%). Conclusion There is a relationship between birth attendants and maternal anxiety about labor at BPM Farikha Prambata Kudus. It can be seen from Kendall's tau arithmetic test (0.453) Kendall's tau table (0.344) n: 33 and p value 0.004 0.05.
PENGARUH PERAN ORANG TUA, TEMAN SEBAYA DAN KETAATAN BERAGAMA TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH Indah Puspitasari; Indanah Indanah; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Abdur Rozaq
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1539

Abstract

Remaja menuju dewasa merupakan tahap perkembangan, dimana terjadi masa perubahan atau peralihan dari masa remaja menuju batas kedewasaan yang meliputi perubahan biologik, psikologik, dan sosial. Perubahan tersebut menyebabkan perubahan perilaku menuju kedewasaan. Namun seringkali perubahan perilaku ini  tidak mencerminkan suatu kedewasaan. Salah satu penyimpangan yang dianggap menyimpang karena melanggar norma-norma masyarakat dan agama adalah perilaku seksual. Potensi terjadinya perilaku seksual di luar nikah dikalangan remaja dan mahasiswa lebih besar, karena belum tahu dampak perilaku seks di luar nikah dan seks tidak aman. Perilaku tersebut dapat berakibat fatal bagi remaja karena berisiko tinggi terhadap timbulnya kehamilan di luar nikah, tertular penyakit menular seksual dan HIV/AIDS, aborsi yang tidak aman, hingga kematian.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran orangtua, teman sebaya, dan ketaatan beragama terhadap perilaku seks pranikah pada remaja di Desa Prambatan Lor Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah desain deksriptif korelatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan kuesioner. Tehnik analisa data dengan data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value =  0,006), ada hubungan peran teman sebaya dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value = 0,000), dan ada hubungan ketaatan beragama dengan perilaku seks pranikah pada remaja (p value =  0,001).  Perlu adanya perhatian lebih dari peran orangtua dalam mendampingi dan membimbing putra putrinya dalam menjalani tahapan perkembanganya. Lemahnya peran controlling oleh orang tua kepada anaknya mengakibatkan remaja bebas berperilaku yang bisa berdampak buruk pada kesehatan reproduksinya.
ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA IBU HAMIL DI ERA PANDEMI COVID-19 Indah Puspitasari; Durrotun Munafiah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1495

Abstract

Abstrak Dalam situasi pandemik COVID-19, banyak pembatasan aktivitas ibu hamil terutama dalam layanan kesehatan. Agar ibu dan bayi tetap dapat selalu mendapatkan asuhan yang berkesinambungan selama masa pandemik, maka dilakukan asuhan kebidanan yang berkelanjutan pada ibu dan keluarga dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. Bidan berupaya lebih inovatif dalam memberikan asuhan kebidanan seperti konseling via daring atau aplikasi m-health. Bidan memberikan asuhan kebidanan dimulai dengan pengambilan data ibu hamil, didapatkan ibu hamil primigravida umur 24 tahun usia kehamilan 12 minggu dengan hyperemesis gravidarum. Pada tiap trimesternya dilakukan pendampingan hingga persalinan dan masa nifas. Pada saat hamil, ibu mendapatkan konseling tentang ketidaknyaman selama kehamilan, tanda bahaya kehamilan dan tanda-tanda persalinan. Pada masa persalinan, dilakukan pendampingan IMD dan keberhasilan menyusui dini. Pada masa nifas, dilakukan kegiatan kunjungan ke rumah untuk memberikan edukasi mengenai ASI Ekslusif. Hasil akhir kegiatan, respon positif dirasakan ibu dan keluarga. Ibu maupun keluarga merasa senang karena mendapatkan pengetahuan yang baru seputar kehamilan maupun persalinannya serta pendampingan ASI Eksklusif guna mendukung keberhasilan ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.