Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Menurut WHO, dispepsia adalah keluhan nyeri atau tidak nyaman di perut atas, rasa penuh, dan cepat kenyang, dengan prevalensi di Indonesia 40–50%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, pola makan, tingkat stress, dan konsumsi obat OAINS yang mempengaruhi kejadian dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami dispepsia di Puskesmas Pekauman dengan jumlah sampel 104 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rho dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (p=0,019), tingkat stres (p=0,024). Namun, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0, 548) dengan kejadian dispepsia dan , dan konsumsi obat OAINS (p= 0,813),. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kesehatan mengenai pengaturan pola makan, tingkat stress, serta penggunaan OAINS yang rasional guna menurunkan kejadian dispepsia di masyarakat.
Copyrights © 2026