Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Riska Adelia; Uni Afriyanti; Novia Heriani; Dessy Hadrianti
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.9001

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Menurut WHO, dispepsia adalah keluhan nyeri atau tidak nyaman di perut atas, rasa penuh, dan cepat kenyang, dengan prevalensi di Indonesia 40–50%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, pola makan, tingkat stress, dan konsumsi obat OAINS yang mempengaruhi kejadian dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami dispepsia di Puskesmas Pekauman dengan jumlah sampel 104 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rho dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (p=0,019), tingkat stres (p=0,024). Namun, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0, 548) dengan kejadian dispepsia dan , dan konsumsi obat OAINS (p= 0,813),. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kesehatan mengenai pengaturan pola makan, tingkat stress, serta penggunaan OAINS yang rasional guna menurunkan kejadian dispepsia di masyarakat.
Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Minyak Jelantah dan Ekstrak Kulit Jeruk sebagai Inovasi Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga di Desa Teluk Karya Kristina Yuniarti; Rakha Widyastama; Cheina Nazerina Yoshi; Dhia Aufa Salsabila Yustyan; Syifa Maulidia; Rafianola Pebrianty; Muhamad Irfan; Nadia Nadia; Noor Mila Wati; Yenni Hafizah; Riska Adelia; Devy Purnama; Munjiya Istiqamah; Nurul Maqpirah; Siti Najwa
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1827

Abstract

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna merupakan salah satu upaya untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus memperkenalkan keterampilan pengolahan sederhana kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan sabun berbahan dasar minyak jelantah dan ekstrak kulit jeruk di Desa Teluk Karya. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 dengan pendekatan partisipatif melalui edukasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Rangkaian kegiatan meliputi penjernihan minyak jelantah, pengolahan bahan berbasis kulit jeruk, proses saponifikasi menggunakan KOH, serta pengujian sederhana terhadap pH, stabilitas busa, dan aroma produk. Berdasarkan data evaluasi yang tercatat dalam kegiatan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman, kemampuan praktik, dan kepuasan terhadap produk yang dihasilkan. Sabun memiliki pH 7–8, busa relatif stabil, dan aroma jeruk. Hasil tersebut menggambarkan keterlaksanaan kegiatan dan karakteristik awal produk, sedangkan mutu, keamanan, keberlanjutan produksi, serta nilai ekonominya masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.