Penelitian ini berjudul Analisis Kelayakan dan Skala Usaha Hidup Layak (Studi Kasus Usaha Ternak Bebek Peking Bapak H. Saipulloh). Penelitian dilakukan karena usaha ternak bebek Peking memiliki prospek yang baik, namun perlu diketahui tingkat kelayakan finansial dan skala usaha yang mampu memenuhi kebutuhan hidup peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha serta menentukan skala usaha hidup layak pada usaha ternak bebek Peking milik Bapak H. Saipulloh di Desa Sukosari, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan Net Present Value, Internal Rate of Return, Net Benefit Cost Ratio, serta analisis Skala Usaha Hidup Layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak bebek Peking layak secara finansial dengan nilai Net Present Value sebesar Rp209.723.891, Internal Rate of Return sebesar 21,34%, dan Net Benefit Cost Ratio sebesar 1,84. Analisis Skala Usaha Hidup Layak menunjukkan nilai 3,39, yang berarti pendapatan usaha mampu memenuhi kebutuhan hidup layak keluarga sebesar 3,39 kali. Produksi aktual sebanyak 1.900 ekor per bulan juga telah melampaui kebutuhan minimal 560 ekor per bulan. Dengan demikian, usaha ternak bebek Peking milik Bapak H. Saipulloh layak dijalankan, dikembangkan, dan mampu memberikan pendapatan yang memenuhi kebutuhan hidup layak peternak.
Copyrights © 2026