Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Keuntungan Pertanian Padi dan Jagung dengan Metode Pom-Qm Studi Kasus di Lahan Bapak Kasdi Desa Tugu Mulyo Amelia Monesi; Ary Eko Prastya Putra; Anggi Fatmayati; Mahidin Fahmie
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (April - June 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i1.772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal penggunaan lahan antara tanaman padi dan jagung serta mengetahui keuntungan maksimum yang diperoleh petani dengan menggunakan metode program linear berbantuan aplikasi POM-QM. Penelitian dilaksanakan di lahan Bapak Kasdi Desa Tugu Mulyo Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada bulan April sampai Mei 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode simpleks pada aplikasi POM-QM dengan mempertimbangkan kendala luas lahan, pupuk, dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan lahan yang optimal adalah seluruh lahan dialokasikan untuk tanaman padi sebesar 4 satuan lahan (X1 = 4), sedangkan tanaman jagung tidak diproduksi (X2 = 0). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tanaman padi memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan tanaman jagung. Keuntungan usaha tani padi sebesar Rp14.980.000 per setengah hektar per proses produksi, sedangkan keuntungan usaha tani jagung sebesar Rp5.614.000. Nilai keuntungan maksimum yang diperoleh dari hasil optimasi sebesar Rp59.920.000. Kendala lahan dan pupuk bersifat mengikat (binding) dengan nilai slack = 0, sedangkan tenaga kerja masih memiliki sisa kapasitas sebesar 26 HOK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode program linear berbantuan aplikasi POM-QM mampu membantu petani dalam menentukan alokasi sumber daya secara lebih efisien sehingga keuntungan usaha tani dapat dimaksimalkan.
Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Ikan Gabus Menjadi Abon Ikan Gabus Studi Kasus Di Ayakh Ugan Diki Prayitno; Mahidin Fahmie; M.Hafis Azhad; Ary Eko Prasetya Putra
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1018

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi ikan gabus sebagai komoditas perikanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, terutama protein dan albumin, sehingga memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi. Namun demikian, ikan gabus merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan setelah dipanen sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan yang tepat untuk mempertahankan mutu, memperpanjang daya simpan, serta meningkatkan nilai tambah. Salah satu bentuk diversifikasi produk yang dapat dilakukan adalah pengolahan ikan gabus menjadi abon yang memiliki cita rasa khas, daya simpan lebih lama, dan nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan ikan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan gabus menjadi abon pada Usaha Ayakh Ugan di Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) karena hanya terdapat satu pelaku usaha yang menjadi objek penelitian. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang berasal dari berbagai literatur, instansi terkait, dan sumber pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah untuk mengetahui kelayakan usaha serta besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan dari proses pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha pengolahan abon ikan gabus sebesar Rp811.770,00 per proses produksi yang terdiri atas biaya tetap sebesar Rp383.517,00 dan biaya variabel sebesar Rp428.252,50. Usaha pengolahan abon ikan gabus mampu menghasilkan pendapatan yang menguntungkan serta memberikan nilai tambah terhadap bahan baku ikan gabus, sehingga layak dikembangkan sebagai usaha agroindustri rumah tangga. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, pengembangan usaha ini juga berpotensi menciptakan peluang kerja, mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara optimal, serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Analisis Kelayakan dan Skala Usaha Hidup Layak (Studi Kasus Usaha Ternak Bebek Peking Bapak H. Saipulloh) Fahrur Ryan; Mahidin Fahmie; Solehan; Tiyas Murtiningsih
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1033

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kelayakan dan Skala Usaha Hidup Layak (Studi Kasus Usaha Ternak Bebek Peking Bapak H. Saipulloh). Penelitian dilakukan karena usaha ternak bebek Peking memiliki prospek yang baik, namun perlu diketahui tingkat kelayakan finansial dan skala usaha yang mampu memenuhi kebutuhan hidup peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha serta menentukan skala usaha hidup layak pada usaha ternak bebek Peking milik Bapak H. Saipulloh di Desa Sukosari, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan Net Present Value, Internal Rate of Return, Net Benefit Cost Ratio, serta analisis Skala Usaha Hidup Layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak bebek Peking layak secara finansial dengan nilai Net Present Value sebesar Rp209.723.891, Internal Rate of Return sebesar 21,34%, dan Net Benefit Cost Ratio sebesar 1,84. Analisis Skala Usaha Hidup Layak menunjukkan nilai 3,39, yang berarti pendapatan usaha mampu memenuhi kebutuhan hidup layak keluarga sebesar 3,39 kali. Produksi aktual sebanyak 1.900 ekor per bulan juga telah melampaui kebutuhan minimal 560 ekor per bulan. Dengan demikian, usaha ternak bebek Peking milik Bapak H. Saipulloh layak dijalankan, dikembangkan, dan mampu memberikan pendapatan yang memenuhi kebutuhan hidup layak peternak.