Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi ikan gabus sebagai komoditas perikanan yang memiliki kandungan gizi tinggi, terutama protein dan albumin, sehingga memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi. Namun demikian, ikan gabus merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan setelah dipanen sehingga memerlukan penanganan dan pengolahan yang tepat untuk mempertahankan mutu, memperpanjang daya simpan, serta meningkatkan nilai tambah. Salah satu bentuk diversifikasi produk yang dapat dilakukan adalah pengolahan ikan gabus menjadi abon yang memiliki cita rasa khas, daya simpan lebih lama, dan nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan ikan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan nilai tambah yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan gabus menjadi abon pada Usaha Ayakh Ugan di Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive sampling) karena hanya terdapat satu pelaku usaha yang menjadi objek penelitian. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang berasal dari berbagai literatur, instansi terkait, dan sumber pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan nilai tambah untuk mengetahui kelayakan usaha serta besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan dari proses pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha pengolahan abon ikan gabus sebesar Rp811.770,00 per proses produksi yang terdiri atas biaya tetap sebesar Rp383.517,00 dan biaya variabel sebesar Rp428.252,50. Usaha pengolahan abon ikan gabus mampu menghasilkan pendapatan yang menguntungkan serta memberikan nilai tambah terhadap bahan baku ikan gabus, sehingga layak dikembangkan sebagai usaha agroindustri rumah tangga. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, pengembangan usaha ini juga berpotensi menciptakan peluang kerja, mendukung pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara optimal, serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu.