Keterlambatan klaim BPJS Kesehatan untuk layanan rawat inap dapat menyebabkan keterlambatan pembayaran dan mengganggu arus kas rumah sakit. Di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS), keterlambatan klaim dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pelatihan staf, SOP klaim, dan kelengkapan dokumen. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penyebab keterlambatan klaim BPJS Kesehatan untuk layanan rawat inap di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 2025. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari empat anggota staf dengan teknik pengambilan sampel case-mix. Objek penelitian adalah berkas klaim rawat inap yang tertunda dari kuartal keempat tahun 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan klaim BPJS Kesehatan belum dilakukan secara rutin, SOP klaim belum diperbarui sesuai dengan sistem digital, dan dokumen administrasi dan medis yang tidak lengkap, serta ketidaksesuaian dalam pengkodean diagnosis dan pengobatan, masih ditemukan, yang menyebabkan keterlambatan klaim. Studi ini menyimpulkan bahwa keterlambatan dalam klaim rawat inap BPJS Kesehatan dipengaruhi oleh pelatihan staf yang kurang optimal, SOP yang tidak lengkap, dan berkas klaim yang tidak lengkap.
Copyrights © 2026