Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas butir instrumen Tes Ujian Akhir Tahun (UAT) mata pelajaran matematika menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT). Fokus analisis mencakup kecocokan model IRT yang paling sesuai, estimasi parameter butir, evaluasi kecocokan butir, distribusi kemampuan peserta didik, serta fungsi informasi tes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-evaluatif dengan data respons dikotomus. Subjek penelitian ini sebanyak 310 siswa kelas IX SMP tahun pelajaran 2025/2026 dari empat sekolah negeri di kota Watampone, sedangkan instrumen yang dianalisis terdiri atas 40 butir soal pilihan ganda matematika. Analisis dilakukan melalui pengujian asumsi unidimensionalitas dan independensi lokal, perbandingan model 1PL, 2PL, dan 3PL, estimasi parameter kesukaran, daya beda, dan tebakan semu, serta analisis fungsi informasi tes. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan data dianalisis menggunakan software R. Hasil menunjukkan bahwa model 2PL merupakan model yang paling sesuai karena memberikan keseimbangan terbaik antara kecocokan model dan interpretabilitas parameter. Berdasarkan hasil uji kecocokan model 2PL dihasilkan 36 butir yang cocok dan 4 butir yang tidak cocok. Butir fit dan butir valid disarankan untuk disimpan, sedangkan butir tidak fit dan butir tidak valid sebaiknya diganti dengan butir yang baru, karena sudah tidak memenuhi syarat standar membuat instrumen.
Copyrights © 2025