Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana optimalisasi sistem komunikasi dapat meningkatkan keselamatan pelayaran pada Kapal Latih Barombong. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta pengujian fungsi alat komunikasi di kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan komunikasi di Kapal Latih Barombong telah memadai dari segi jenis dan jumlah, terdapat sejumlah kendala signifikan dalam pengoperasiannya. Kendala tersebut meliputi gangguan teknis pada perangkat seperti radio VHF dan GMDSS, keterbatasan kompetensi kru dalam penggunaan alat, serta penerapan prosedur komunikasi yang belum konsisten. Kegiatan pelatihan masih terbatas dan tidak terjadwal secara rutin, sedangkan dokumentasi komunikasi belum dijalankan secara optimal. Hal ini menunjukkan bahwa sistem komunikasi belum mampu mendukung keselamatan pelayaran secara maksimal. Diperlukan langkah-langkah optimalisasi melalui peningkatan kualitas perangkat, pelatihan rutin kru, serta penerapan prosedur komunikasi yang disiplin dan terstandarisasi
Copyrights © 2026