Dakwah visual melalui lukisan semangka, tidak hanya sebagai bentuk ekspresi simbolik, tetapi juga memiliki makna yang kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis representasi makna lukisan semangka karya Beesan Arafat di Instagram. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan netnografi visual. Adapun data artikel diperoleh melalui akun Instagram @beesan.arafat dan wawancara online. Data dianalisis menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lukisan semangka karya Beesan Arafat merepresentasikan identitas, budaya, dan kehidupan masyarakat Palestina. Warna buah semangka yang terdiri dari merah, putih, hijau, dan hitam merepresentasikan bendera Palestina. Kemudian piring bermotif biru-putih merepresentasikan piring tradisional daerah Hebron, Palestina, yang menjadi warisan budaya. Sedangkan latar belakang hijau merepresentasikan tumbuhan atau kehidupan Palestina. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa dakwah visual yang tidak hanya dipahami sebagai penyampaian pesan keagamaan melalui desain dan ilustrasi bernuansa religius, tetapi juga sebagai proses komunikasi nilai-nilai kemanusiaan yang dikonstruksi melalui lukisan yang tidak selalu bernuansa religius.
Copyrights © 2026