Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas pangan bernilai ekonomi dan gizi tinggi, namun keberhasilan budidayanya sangat bergantung pada kualitas bibit, khususnya pertumbuhan miselium fase awal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan air kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap pertumbuhan miselium bibit jamur tiram putih. Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor diterapkan dengan empat perlakuan—kontrol, 0,5 ml, 1 ml, dan 1,5 ml air kelapa—masing-masing empat ulangan (16 unit percobaan). Parameter yang diamati meliputi panjang miselium, laju pertumbuhan, dan morfologi miselium, dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa penambahan air kelapa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan miselium, dengan perlakuan 1,5 ml menghasilkan rata-rata pertumbuhan tertinggi. Air kelapa berpotensi dimanfaatkan sebagai aditif alami pada media bibit jamur tiram putih guna mengoptimalkan pertumbuhan miselium.
Copyrights © 2026