Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) untuk meningkatkan kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang Teknologi Informasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, terutama pada keterampilan teknis, pemecahan masalah, dan kesiapan kerja. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, uji coba, dan revisi. Model yang dikembangkan mengintegrasikan Project-Based Learning, praktik industri, dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, serta keterampilan kolaborasi dan komunikasi. Model ini efektif dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa sehingga dapat menjadi alternatif inovatif dalam menghasilkan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja. Hasil: Model pembelajaran RPL yang dikembangkan terbukti valid menurut ahli materi (91,5%) dan ahli media (88,7%). Hasil uji coba menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi siswa dengan skor N-Gain rata-rata sebesar 0,72 (kategori tinggi). Selain itu, tingkat keselarasan (alignment) portofolio proyek siswa dengan standar kualifikasi industri meningkat dari 54% menjadi 86%. Kesimpulan: Model pembelajaran RPL terintegrasi Agile-PBL efektif dalam meningkatkan kualitas teknis dan kesiapan kerja lulusan SMK bidang IT.
Copyrights © 2026