Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap pemanfaatan platform Let's Read dalam membangun budaya literasi siswa kelas 2 di SDN Kebalen 07. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap guru kelas 2 yang telah menerapkan Let's Read dalam kegiatan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi yang sangat positif terhadap penggunaan Let's Read karena dinilai mampu meningkatkan minat baca, memperkuat kemandirian literasi, serta menumbuhkan motivasi intrinsik siswa melalui penyediaan bahan bacaan digital yang menarik dan beragam. Guru juga menilai bahwa platform ini mendukung pembentukan karakter siswa melalui integrasi nilai moral dan budaya dalam setiap cerita. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan perangkat teknologi dan kompetensi literasi digital guru. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Let's Read memiliki potensi besar sebagai media inovatif dalam pengembangan literasi digital dan pembentukan budaya literasi berkelanjutan di sekolah dasar.
Copyrights © 2026