Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan memiliki potensi wisata yang beragam, seperti bentang alam persawahan, aliran sungai, dan suasana pedesaan yang masih asri. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh kemampuan promosi digital yang optimal serta kompetensi komunikasi berbahasa Inggris dalam melayani wisatawan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam meningkatkan daya saing desa wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Pokdarwis melalui pelatihan digital marketing dan English for Tourism. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 di Desa Belumbang sebagai bagian dari Program Udayana Mengabdi 2026 yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab dengan melibatkan anggota Pokdarwis sebagai peserta. Materi digital marketing difokuskan pada strategi promosi destinasi melalui media digital, sedangkan materi English for Tourism menitikberatkan pada komunikasi praktis dalam pelayanan wisatawan mancanegara. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai strategi promosi digital, pentingnya penyusunan konten yang menarik, serta penggunaan ungkapan bahasa Inggris dalam pelayanan wisata. Antusiasme peserta selama diskusi menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap peningkatan kapasitas di bidang pemasaran digital dan komunikasi pariwisata. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat kompetensi Pokdarwis sebagai upaya mendukung pengembangan Desa Belumbang sebagai desa wisata yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026