Penelitian ini membahas sejarah perkembangan kerajinan kuda lumping sebagai identitas budaya lokal di Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri pada tahun 1980ā2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan kuda lumping yang tidak hanya dikenal sebagai kesenian pertunjukan, tetapi juga berkembang menjadi kerajinan yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan kerajinan kuda lumping, menjelaskan proses pembuatannya, menganalisis pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pengrajin dalam mempertahankan keberlangsungan kerajinan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajinan kuda lumping di Desa Karangrejo berkembang sejak tahun 1980-an dan terus mengalami inovasi dalam bentuk, motif, serta fungsi. Kerajinan ini berperan sebagai sumber penghidupan masyarakat, media pewarisan nilai budaya, dan simbol identitas lokal yang memperkuat kebanggaan warga. Namun, para pengrajin juga menghadapi tantangan berupa persaingan pasar, perubahan minat generasi muda, dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, kerajinan kuda lumping tetap memiliki peran penting sebagai warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan.
Copyrights © 2026