Air conditioner (AC) umumnya dioperasikan menggunakan remote control, hal ini penting karena unit AC biasanya dipasang 2 hingga 3 meter di atas permukaan. Pada penelitian ini, kami merancang perangkat kendali dan monitoring AC yang dapat menggantikan kendali jarak jauh AC konvensional. Perangkat ini dilengkapi dengan sensor suhu untuk mengukur suhu ruangan, pemancar inframerah untuk mengirimkan perintah ke AC, dan penerima inframerah untuk menangkap perintah dari kendali jarak jauh konvensional, sehingga memungkinkan kompatibilitas dengan semua unit AC yang dikendalikan dengan inframerah. Perangkat ini menggunakan algoritma rule-based untuk mengontrol dan memantau AC secara otomatis dengan membandingkan suhu dalam ruangan dengan suhu luar ruangan dari platform OpenWeather. Untuk mengoptimalkan penggunaan baterai, dua waktu periode sampling pengendalian dan pemantauan kondisi AC diujikan, yaitu 10 detik dan 10 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan waktu periode sampling 10 detik rata-rata error pengendalian kondisi AC sebesar 6,21% dan sedangkan dengan waktu periode sampling 10 menit error pengendalian sebesar 6,74%. Dari segi konsumsi daya, waktu periode sampling 10 detik mengkonsumsi rata-rata 85,36 mA, sedangkan waktu periode sampling 10 menit mengkonsumsi 62,69 mA. Penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap penghematan daya dan masa pakai baterai yang lebih lama pada perangkat pengendali dan pemantauan kondisi AC.
Copyrights © 2026