Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Program Sabtu Budaya dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa di SDN 5 Ampenan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, pengkodean, kategorisasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program dilakukan melalui perencanaan partisipatif, pelaksanaan kontekstual berbasis pengalaman, dan evaluasi reflektif yang adaptif. Keterampilan sosial siswa berkembang terutama melalui interaksi kolektif dan pembiasaan dalam aktivitas budaya rutin, seperti mendengar, mengikuti arahan, berpartisipasi dalam percakapan, memberi pujian, dan berbagi. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik budaya sekolah tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pendukung, tetapi sebagai sistem pembelajaran sosial terintegrasi yang membentuk pengalaman sosial siswa secara kontekstual.
Copyrights © 2026