Istana Maimun merupakan salah satu destinasi wisata heritage di Kota Medan yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi serta menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, keterbatasan kemampuan pengelola dan pemandu wisata dalam menerjemahkan informasi sejarah dan budaya ke dalam bahasa Inggris masih menjadi kendala dalam penyampaian informasi kepada wisatawan asing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menerjemahkan informasi sejarah dan budaya Istana Maimun melalui pelatihan penerjemahan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan pre-test, penyampaian materi, praktik penerjemahan, pendampingan, post-test, serta evaluasi melalui angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep dasar penerjemahan, penguasaan kosakata pariwisata, penggunaan tata bahasa, dan penerjemahan istilah budaya. Selain itu, peserta memberikan respons yang sangat positif terhadap materi, metode pelatihan, dan proses pendampingan yang diberikan. Program ini juga menghasilkan media informasi bilingual sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pelayanan informasi bagi wisatawan. Dengan demikian, pelatihan penerjemahan terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendukung pengembangan layanan informasi bilingual pada destinasi wisata heritage. Keberlanjutan program melalui pendampingan dan pengembangan media digital bilingual diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan wisata dan daya saing Istana Maimun sebagai destinasi wisata budaya
Copyrights © 2025