Tingkat persaingan bisnis yang kompetitif menuntut korporasi untuk senantiasa mengoptimalkan kapabilitas sumber daya manusia guna mencapai efektivitas dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan program pelatihan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Deka Integra Meditama (DIM) Kota Tangerang. Metodologi analisis yang digunakan dalam kajian ini berbasis pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear berganda. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara parsial, tingkat kompetensi karyawan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat produktivitas kerja dengan nilai thitung sebesar 8,116 (>ttabel 1,669) serta tingkat signifikansi 0,000 (<0,05). Hubungan korelasi antar variabel kompetensi dan produktivitas tergolong kuat (r=0,744) dengan kontribusi determinasi mencapai 55,4%. Di sisi lain, variabel pelatihan juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap produktivitas dengan thitung 7,174 (>ttabel 1,669) dan signifikansi 0,000, yang memiliki kekuatan hubungan kuat (r=0,673) serta nilai determinasi sebesar 45,4%. Secara simultan, integrasi kompetensi dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Fhitung 32,615 > Ftabel 3,148; p<0,05), menghasilkan koefisien korelasi gabungan yang kuat (r=0,744) dengan kontribusi pengaruh total sebesar 55,4%. Melalui model regresi Y=4,824+0,219X1+0,622X2 ditemukan bahwa variabel pelatihan memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan produktivitas kerja dibandingkan variabel kompetensi.
Copyrights © 2026