Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi
Volume 4 Issue 1, Juni 2026

Budidaya Maggot sebagai Solusi Cerdas Pengelolaan Sampah di Desa Sumbersari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang

Silvi Aulia (Universitas Subang)
Alvian Angga Randhy (Universitas Subang)
Deris Putra Kurnia (Universitas Subang)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Abstrak Permasalahan pengelolaan sampah organik masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengolahan sampah menyebabkan meningkatnya volume sampah organik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang mampu mengonversi sampah organik menjadi biomassa bernilai ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui budidaya maggot BSF sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelatihan budidaya maggot, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK, kelompok tani, kelompok peternak, Karang Taruna, perangkat desa, dan masyarakat Desa Sumbersari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dan teknik budidaya maggot, meningkatnya keterampilan peserta dalam memanfaatkan limbah organik sebagai media budidaya, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain memberikan manfaat lingkungan melalui pengurangan volume sampah organik, budidaya maggot juga berpotensi menjadi sumber pakan alternatif yang kaya protein bagi ternak dan ikan sehingga mampu menekan biaya produksi peternakan. Program ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan dengan dukungan pemerintah desa, perguruan tinggi, dan partisipasi aktif masyarakat.   Kata kunci: pengelolaan sampah, Maggot, sampah organik, pemberdayaan masyarakat.   Abstract Organic waste management remains one of the major challenges faced by the community of Sumbersari Village, Pagaden District, Subang Regency. Limited public awareness regarding waste segregation and processing has contributed to the increasing accumulation of organic waste, which may lead to environmental pollution and public health problems. One promising solution is the cultivation of Black Soldier Fly (BSF) larvae, which are capable of converting organic waste into valuable biomass with economic benefits. This Community Service Program aimed to improve community knowledge, skills, and participation in managing organic waste through BSF maggot cultivation as an effort to create a cleaner environment while enhancing local economic opportunities. The implementation methods included preliminary observation, community outreach, training, hands-on practice, mentoring, monitoring, and evaluation. The program targeted members of the Family Welfare Movement (PKK), farmer groups, livestock farmers, youth organizations, village officials, and the wider community of Sumbersari Village. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of organic waste management and maggot cultivation techniques, enhanced practical skills in utilizing organic waste as a cultivation medium, and increased public awareness of environmental cleanliness. In addition to reducing the volume of organic waste, BSF maggot cultivation provides a high-protein alternative feed for livestock and fish, thereby reducing feed costs and supporting local farming activities. This program has the potential to become a sustainable community empowerment model based on the principles of the circular economy through continuous collaboration among the village government, higher education institutions, and the local community. Keywords: waste management, maggots, organic trash, community empowerment.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKPEMASFIA

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi (JKPEMASFIA) Universitas Subang, contains various activities of the teaching staff in the Faculty of Administration Universitas Subang in handling and managing the various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in ...