Literasi kesehatan remaja di wilayah perkotaan masih memerlukan penguatan melalui promosi kesehatan berbasis sekolah yang terstruktur dan terukur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja sekaligus mengembangkan sistem Manajemen Promosi Kesehatan Remaja Berbasis Sekolah (MPKS-BS) melalui integrasi Trias Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), dan peer educator di SMP Negeri 3 Surakarta. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif selama tiga bulan (Maret–Mei 2024) dengan melibatkan 38 siswa, 12 guru, 3 anggota tim kesehatan sekolah, dan 2 perwakilan Puskesmas Sangkrah. Intervensi meliputi asesmen, edukasi lima modul kesehatan remaja, pembentukan peer educator, serta evaluasi pascaprogram. Analisis dilakukan menggunakan uji-t berpasangan, McNemar, Cohen’s d, dan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 57,96 menjadi 81,14 (p<0,001; Cohen’s d=2,33; N-Gain=55,14%). Kepatuhan cuci tangan meningkat dari 47,4% menjadi 86,8%, sedangkan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri meningkat dari 38,9% menjadi 77,8% (p<0,01). Sebanyak 10 peer educator mencapai kompetensi rata-rata 84,90. Kegiatan menghasilkan protokol MPKS-BS yang berpotensi direplikasi di sekolah lain serta mendukung pembelajaran mahasiswa Manajemen Rumah Sakit dalam pengembangan promosi kesehatan berbasis sekolah
Copyrights © 2026