Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial
Vol. 2 No. 02 (2026): Volume 2 Nomor 2, Agustus 2026

Optimalisasi Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah Melalui Skrining DDST II dan Edukasi Orang Tua di Posyandu Ramanda

Gita Hermawati (Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Indonesia)
Putri Fatma Fathihah (Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Indonesia)
Tarisa Putri Artamevia (Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Indonesia)
Alipa Putri Nopianti R (Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Indonesia)
Chica Riska Ashari (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini merupakan hal yang penting karena gangguan pertumbuhan dan perkembangan, termasuk keterlambatan tumbuh kembang (development delay), masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius baik di negara maju maupun negara berkembang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengukur tumbuh kembang anak usia 37–59 bulan serta memberikan edukasi kepada ibu balita di Posyandu Ramanda tahun 2023. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Ramanda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan menggunakan pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), kuesioner pengetahuan yang diberikan dalam bentuk pre-test dan post-test, serta Denver Developmental Screening Test II (DDST II) untuk menilai perkembangan motorik kasar, motorik halus-adaptif, bahasa, dan personal-sosial. Sebanyak 15 anak usia 37–59 bulan beserta ibunya berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh balita (100%) memiliki status gizi normal berdasarkan indeks BB/TB, TB/U, BB/U, IMT/U, dan LK/U, serta seluruh balita memiliki perkembangan yang sesuai dengan usianya berdasarkan hasil DDST II. Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak meningkat pada 73,3% ibu setelah diberikan edukasi, tetap sama pada 20% ibu, dan menurun pada 6,7% ibu. Hasil ini menunjukkan bahwa balita yang dipantau di Posyandu Ramanda secara umum memiliki pertumbuhan fisik yang baik dan perkembangan yang sesuai usia, serta edukasi kesehatan yang diberikan efektif meningkatkan pengetahuan sebagian besar ibu. Pemantauan pertumbuhan dan edukasi yang berkesinambungan di tingkat posyandu perlu terus dilakukan untuk menjaga tumbuh kembang anak yang optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAIS

Publisher

Subject

Humanities Chemistry Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial dengan nomor registrasi ISSN 3089-7556 (online) merupakan jurnal multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Saintify Publish. Jurnal ini memuat banyak permasalahan secara umum yang terjadi dalam masyarakat. Setiap naskah yang dikirimkan akan dibaca oleh tim editorial. ...