cover
Contact Name
Fatimah Fitriani Mujahidah
Contact Email
fatimahfitrianim@gmail.com
Phone
+62411492401
Journal Mail Official
fatimahfitrianim@gmail.com
Editorial Address
BTN Kupang Permai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial
Published by Saintify Publish
ISSN : -     EISSN : 30897556     DOI : https://doi.org/10.69632/jais.v1i02.19
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial dengan nomor registrasi ISSN 3089-7556 (online) merupakan jurnal multidisiplin yang diterbitkan oleh Lembaga Saintify Publish. Jurnal ini memuat banyak permasalahan secara umum yang terjadi dalam masyarakat. Setiap naskah yang dikirimkan akan dibaca oleh tim editorial. Naskah yang dievaluasi oleh editor dan dianggap tidak sesuai dengan kriteria jurnal akan ditolak tanpa review. Kemudian naskah yang mempunyai minat khusus pembaca dikirimkan ke peer reviewer, dengan 2 (dua) reviewer berbeda untuk setiap artikel. Tim editorial mengambil keputusan berdasarkan rekomendasi pengulas. Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial diterbitkan dua kali setahun. Dewan Redaksi mengundang penulis untuk mengirimkan naskah terbaik untuk diterbitkan di jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Edukasi Cara Mencuci Tangan Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Galesong Kabupaten Takalar Putra, Guruh Amir; Alimuddin, Hadijah; Rachmat Kasmad; Yasin, Yade Kurnia; Irma, Irma
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.18

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak yang mempunyai keterbatasan khsususnya secara akademik.  Mereka beresiko lebih tinggi untuk terserang penyakit jika dibandingkan anak lain pada umumnya. Salah satu penyakit yang sering menyerang anak disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus dari lingkungan dan untuk menekan penyakit infeksi adalah dengan mencuci tangan dengan benar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengajarkan ABK cara mencuci tangan dengan baik dan benar agar lebih baik dan mandiri dalam menjaga kesehatannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan praktek untuk meningkatkan pengetahuan cara mencuci tangan yang benar sesuai dengan standar yang berlaku.  Kegiatan ini diikuti oleh siswa dengan beragam macam kebutuhan khusus yang terdiri dari berbagai jenjang dan juga para guru di SLB Galesong Kabupaten Takalar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dapat mengkuti gerakan mencuci tangan dengan benar dan sekolah sangat antusias dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam menerapkan cara mencuci tangan yang benar, hal ini terbukti dengan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memprakttekkan langkah cuci tangan yang baik dan benar.
Literasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Galesong Kabupaten Takalar Yasin, Yade K.; Hammado, Nurul Ichsania; Putra, Guruh Amir; Alimuddin, Hadijah
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 1 Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i02.19

Abstract

Pemberian literasi guna meningkatkan pemahaman bagi anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan derajat kehidupan, khususnya di bidang kesehatan. Dengan memberikan pengetahuan terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), diharapkan anak berkebutuhan khusus mampu hidup lebih mandiri dalam kesehariannya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya PHBS melalui pembelajaran kooperatif. Literasi diberikan menggunakan metode prompt dan pembelajaran kooperatif dengan media gambar dan video untuk meningkatkan fokus siswa pada materi yang disampaikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai PHBS dari 45% pada pre-test menjadi 78% pada post-test. Siswa tidak hanya mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, tetapi juga mampu memberikan contoh penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Tentang Anemia Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Nur Al Iman Moncongloe Kabupaten Maros Awaru, Andi Fatwa Tenri; Nur Asmi; Ismi Irfiyanti Fachruddin
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 1 Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i02.21

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, dengan prevalensi pada remaja mencapai 32% atau sekitar 3 dari 10 remaja. Kondisi ini berdampak negatif pada konsentrasi belajar, produktivitas, dan kesehatan reproduksi, serta meningkatkan risiko kematian ibu, kelahiran prematur, dan bayi dengan berat lahir rendah. Oleh karena itu, pencegahan anemia pada remaja putri sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia, dampaknya, serta upaya pencegahan melalui edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Al Iman Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan sasaran santri putri berusia 13–18 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta (p < 0,05), di mana rata-rata jawaban benar meningkat dari 40% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Temuan ini membuktikan bahwa edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia, sehingga dapat menjadi salah satu strategi pencegahan anemia pada kelompok usia ini
Pendidikan Kesehatan Tentang Gaya Hidup Bersih Dan Sehat Di Sdn 297 Kondo Kabupaten Luwu Arifin, Hasriani; Nirwan; Nurafni; Fitriani; Li'mayanti
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.22

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan kebutuhan mutlak bagi anak usia sekolah (6-12 tahun) untuk mencegah penyakit seperti diare dan gigi berlubang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa di SDN 297 Kondo mengenai pentingnya cara mencuci tangan yang benar serta cara menyikat gigi yang baik dan benar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan (ceramah bervariasi), pembimbingan (demonstrasi), dan pendampingan (latihan). Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 17 dari 21 siswa (80,9%) mengalami kenaikan pemahaman mengenai PHBS setelah diberikan intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran hidup bersih pada siswa sekolah dasar.
Edukasi MP-ASI Kaya Protein Hewani Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Wirawanti, Ika Wirya; St Marwati
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.23

Abstract

Promosi konsumsi pangan sumber protein hewani kepada balita dapat dilakukan sebagai salah satu bentuk edukasi kepada orang tua dan pengasuh agar dapat memberikan MP-ASI kaya protein hewani kepada balita sebagai upaya pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi terkait MP-ASI kaya protein hewani untuk meningkatkan pengetahuan orang tua balita sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu edukasi melalui kegiatan penyuluhan dengan metode ceramah disertai tanya jawab menggunakan media leaflet dan print out slide power point. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Posyandu Bangkala dan Puskesmas Tamalanrea dengan peserta orang tua yang memiliki balita berjumlah 30 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian pre-post test menggunakan kuisioner untuk melihat bagaimana perubahan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada orang tua balita setelah diberikan edukasi terkait materi MP-ASI kaya protein hewani. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat membantu orang tua dalam menerapkan sikap dan perilaku di rumah khususnya terkait pemberian MP-ASI kaya protein hewani untuk mencegah stunting.
Peningkatkan Kesadaran Dan Pengelolaan Kesehatan Pada Orang Dewasa Melalui Edukasi Dan Pemeriksaan Kadar Kolesterol Sebagai Skrining Awal Hiperkolesterolemia Fachruddin, Ismi Irfiyanti; Sakinah Amir; Andi Hardianti; Syamsuriah, Syamsuriah; Ulfa Dyia Atiqa
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 1 Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.30

Abstract

Overweight and obesity have emerged as significant global health issues, especially in Indonesia. This issue impacts not just physical appearance but also elevates the risk of several chronic ailments, including hypercholesterolemia, which may lead to heart disease. Routine cholesterol assessments are crucial for the early identification of hypercholesterolemia. The community service was a comprehensive cholesterol assessment accompanied by health education on hypercholesterolemia and its associated problems. The examination results indicated that 74% of people were overweight or obese, while the remainder had normal weight; moreover, 67% exhibited elevated cholesterol levels. Enhancing public knowledge of the significance of sustaining body weight within the normative range and adopting a healthy lifestyle may mitigate the incidence of metabolic illnesses in the future.
Penyuluhan Dalam Upaya Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Di Klinik Tumbuh Kembang Anak Joglo Jakarta Barat Ulfa Diya Atiqa; Andi Hardianti; Syamsuriah, Syamsuriah; Rifhani Handayani L; Sri Gunda Fahriana Fahruddin
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.34

Abstract

Children are the hopes for the next generation for their parents. Therefore, it is essential to raise and care for them properly, while also closely monitoring their growth and development. Healthy growth and development aligned with their age will lead to the best outcomes. Issues in growth and development often arise when toddlers do not receive enough stimulation. This could be due to a lack of awareness among parents regarding the proper stimulation required at each stage of a toddler's growth and development. The method used aims to share information about children's growth and development through counseling. The target audience for this service activity is parents with children aged one to six years. As a result, the activities carried out aim to broaden knowledge, as well as parents' understanding and awareness of the importance of their children's growth and development.
Program Penilaian Status Gizi Dan Edukasi Gizi Seimbang Terhadap Anak Sekolah Dasar Lubis, Anwar; Pratiwi, Hardyanti; Fachruddin, Ismi Irfiyanti; Dyia Atiqa, Ulfa
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2025): Volume 1 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i1.42

Abstract

Pengabdianini bertujuan untuk mengukur prevalensi gizi kurangpada anak sekolah dan memberikan gambaran terkait distribusi umur, jenis kelamin, serta status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh terhadap Usia (IMT/U). Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 5 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, dengan melibatkan 60 responden. Hasil penelitian menunjukkanrata-rata umur responden adalah 10,8 ± 0,9 tahun, dengan mayoritas responden berusia lebih dari 10 tahun (68,4%). Dari segi jenis kelamin, perempuan mendominasi dengan proporsi 56,7%, sementara laki-laki sebesar 43,3%. Rata-rata IMT responden tercatat sebesar 16,8 ± 2,8, menunjukkan variasi yang cukup besar dalam status gizi. Sebagian besar responden (73,3%) memiliki status gizi normal, sementara 11,7% mengalami gizi kurang dan 15,0% mengalami gizi lebih. Pemeriksaan status gizi dilakukan menggunakan alat yang akurat, diikuti dengan edukasi terkait pentingnya perilaku gizi seimbang. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kondisi gizi baik, namun terdapat kelompok kecil yang mengalami masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih, yang memerlukan perhatian khusus.Kesimpulan, pentingnya pemantauan status gizi anak sekolah secara berkelanjutan untuk mengidentifikasi masalah gizi lebih dini. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk menyusun intervensi strategis, seperti promosi pola makan sehat dan peningkatan aktivitas fisik, guna mendukung pertumbuhan optimal anak dan mencegah dampak negatif jangka panjang dari masalah gizi.
Edukasi Gizi terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader tentang Gizi Seimbang di Puskesmas Jurumudi Baru Kota Tangerang Muliani, Mifthah; Rachmanina Nuzrina; Laras Sitoayu; Nazhif Gifari; Mertien Sa’pang
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 1 Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i02.47

Abstract

Masalah gizi utama di Indonesia saat ini adalah stunting, wasting dan obesitas, serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia. Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan melalui pembentukan tenaga pendamping yang dikenal dengan sebutan kader merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang gizi seimbang di Puskesmas Jurumudi Baru Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pre dan post-test menggunakan analisis statistic yaitu uji t-dependen. Sampel penelitian ini berjumlah 53 orang. Pengambilan data menggunkan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan kader sebelum dan sesudah edukasi gizi seimbang di Puskesmas Jurumudi Baru Kota Tangerang p-value sebesar 0.000 (p<0.5). Edukasi gizi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang gizi seimbang.
Siaga Bencana: Edukasi Pertolongan Pertama Pada Siswa Smp Cokroaminoto Makassar Hardianti, Andi; Azis, Asti Hardianti; Ahmad, Muhammad Fandi; Atiqa, Ulfa Diya; Fachruddin, Ismi Irfiyanti
Jurnal Aksi dan Inovasi Sosial Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 1 Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Saintify Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69632/jais.v1i02.63

Abstract

ABSTRACT Occupational health and safety (OHS) is a crucial issue in various environments, including schools. One important component of OHS is preparedness in handling accidents. This activity aims to provide basic knowledge about first aid in the school environment, specifically for students of SMP Cokroaminoto Makassar. The activity began with a pre-test to assess the students' initial understanding of first aid. Next, an interactive outreach session was conducted to provide information about various first aid techniques. The activity concluded with a post-test to evaluate the improvement in students' knowledge after participating in the activity. The results showed that the first aid education successfully enhanced the participants' knowledge and skills in handling various types of accident-related injuries. This was evident from the participants' ability to answer questions posed by the community service team. Kata Kunci: Alert, Disaster, First Aid. ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan hal yang sangat krusial di berbagai lingkungan, termasuk di sekolah. Salah satu komponen penting dalam K3 adalah kesiapan dalam menghadapi kecelakaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang pertolongan pertama pada kecelakaan di lingkungan sekolah, khususnya bagi siswa SMP Cokroaminoto Makassar. Kegiatan dimulai dengan pre-test untuk menilai pemahaman awal siswa terkait pertolongan pertama. Kemudian, dilakukan penyuluhan secara interaktif untuk memberikan informasi mengenai berbagai teknik pertolongan pertama. Kegiatan ini diakhiri dengan post-test guna menilai peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan tersebut. Hasilnya, edukasi mengenai pertolongan pertama telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menangani berbagai jenis cedera akibat kecelakaan. Hal ini terbukti melalui kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat. Kata Kunci: Siaga, Bencana, Pertolongan pertama.

Page 1 of 2 | Total Record : 15