Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan keagamaan di MAN 2 Kota Pekalongan serta menganalisis perannya terhadap penguatan karakter religius dan penanaman moderasi beragama siswa. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur kepada wakil kepala madrasah bidang kurikulum, satu orang guru pembina, dan dua orang siswa, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan berlangsung terstruktur pada rentang harian, mingguan, dan tahunan, meliputi tadarus Al-Qur’an, salat Dhuha, serta peringatan hari besar Islam. Kegiatan tersebut memperkuat karakter religius pada aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. Penanaman moderasi beragama lebih kuat pada dimensi toleransi, anti kekerasan, dan akomodasi budaya lokal, sementara komitmen kebangsaan masih bersifat implisit. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan keagamaan tidak otomatis menumbuhkan moderasi beragama tanpa pengarahan muatan yang disengaja.
Copyrights © 2026