Implementasi Pemolisian Masyarakat (POLMAS) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi tingkat keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi POLMAS menggunakan kerangka teori Edward III. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis konten tematik berdasarkan empat dimensi Edward III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi komunikasi terkendala pada transmisi kebijakan, kejelasan informasi, dan konsistensi pesan. Dimensi sumber daya terbatas pada personel (rasio 1:651, belum memenuhi standar PBB 1:450–500), anggaran, peralatan, dan kewenangan. Dimensi disposisi dipengaruhi oleh seleksi personel, rotasi, serta insentif yang kurang memadai. Dimensi struktur birokrasi menghadapi fragmentasi vertikal dan horizontal serta kekakuan SOP. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem komunikasi, peningkatan alokasi sumber daya, reformasi insentif, serta penyesuaian birokrasi agar POLMAS dapat dioptimalkan sebagai strategi keamanan partisipatif di Indonesia
Copyrights © 2026