Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi omzet dan pendapatan UMKM pasca renovasi Wisata Banyubiru, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, dengan omzet sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 53 pelaku UMKM yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan analisis jalur (path analysis) menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pengunjung dan modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap omzet, sedangkan pemanfaatan media sosial tidak berpengaruh signifikan. Namun, peningkatan jumlah pengunjung tidak secara otomatis meningkatkan pendapatan UMKM secara langsung. Pendapatan UMKM secara signifikan dipengaruhi oleh modal usaha dan omzet, sementara jumlah pengunjung dan pemanfaatan media sosial tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan antara faktor yang mendorong peningkatan omzet dan faktor yang secara langsung meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, ramainya kunjungan wisatawan belum menjadi jaminan peningkatan pendapatan UMKM karena keberhasilan ekonomi bergantung pada kemampuan pelaku usaha mengonversi arus pengunjung menjadi omzet. Secara konseptual, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan aktivitas wisata tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan UMKM.
Copyrights © 2026