Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Lalokatoz terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya tahan anak yang ditandai dengan anak mudah merasa lelah saat mengikuti aktivitas fisik di sekolah. Permainan Lalokatoz dipilih sebagai salah satu bentuk permainan yang dapat meningkatkan aktivitas fisik anak karena mengintegrasikan gerakan lari, lompat, merangkak, dan tos dalam satu rangkaian aktivitas yang menyenangkan dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 20 anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes daya tahan kardiovaskuler melalui lari bolak-balik 5 × 10 meter. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 2,75 meningkat menjadi 3,35 pada posttest dengan peningkatan sebesar 0,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,014 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan Lalokatoz berpengaruh signifikan terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah.
Copyrights © 2026