Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perbedaan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Candle Magic Painting Di TK Victory Bersama Kota Salak KAB.Pakpak Bharat Eka Santi Sinamo; Rizki Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4534

Abstract

Motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena berkaitan dengan koordinasi mata-tangan, serta kekuatan otot jari. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun sebelum dan sesudah diberi perlakuan melalui kegiatan candle magic painting di TK Victory Bersama, Kota Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, digunakan untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok yang sama sehingga perubahan kemampuan dapat terlihat secara langsung. Subjek penelitian terdiri atas 16 anak kelompok B. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi mengacu pada indikator motorik halus menurut Hurlock (1979), yaitu koordinasi mata-tangan, kontrol otot, ketelitian, kemandirian, dan ekspresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed-Rank Test, nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, candle magic painting berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun.
Kegiatan Bermain Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Sastri Amanda; Rizki Ramadhani
Jurnal Usia Dini Vol. 12 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jud.v12i1.72254

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan bermain dalam implementasi Kurikulum Merdeka di RA Ummul Mu’in Kecamatan Patumbak. Fokus penelitian mencakup tiga aspek, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan bermain. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan bermain telah dituangkan dalam modul ajar dan RPPH sesuai capaian perkembangan anak. Pelaksanaan kegiatan memberi kebebasan kepada anak untuk memilih aktivitas sesuai minat dan melibatkan mereka secara aktif dalam pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, serta mendukung nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Evaluasi dilakukan secara autentik melalui observasi, catatan anekdot, dan refleksi guru. Kendala yang ditemukan adalah orientasi sebagian orang tua yang masih menekankan pada calistung, namun guru mampu mengintegrasikan aspek tersebut ke dalam permainan tanpa mengurangi esensi pembelajaran holistik. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka di RA Ummul Mu’in telah sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini yang berpusat pada anak, bermakna, dan menyenangkan.  
Pengaruh Kegiatan Kolase Sisik Ikan Kakap Laut terhadap Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Oswald Siahaan T.A. 2025/2026 Nadia Febrian Sitanggang; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.30-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Oswald Siahaan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 anak usia 5–6 tahun yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Perlakuan diberikan melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan sisik ikan kakap laut sebagai media utama yang dirancang untuk melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, konsentrasi, serta keterampilan manipulatif anak. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus setelah pelaksanaan kegiatan kolase. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif, inovatif, dan menarik dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Pengaruh Pembelajaran Gerak dan Lagu terhadap Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Di TK B Yayasan Pendidikan Islam Azrina Kathryn Ellya Zahra; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.53-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran gerak dan lagu terhadap perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada anak usia dini di TK B Yayasan Pendidikan Islam Azrina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 22 anak yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan instrumen lembar checklist yang mengacu pada standar CTPS dari World Health Organization. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada perilaku CTPS anak setelah diberikan perlakuan. Nilai rata-rata pretest sebesar 5,45 meningkat menjadi 9,95 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga dilanjutkan dengan uji paired sample t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 (p < 0,001), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran gerak dan lagu terhadap perilaku CTPS anak. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran gerak dan lagu efektif dalam meningkatkan perilaku cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini. Metode ini mampu mengintegrasikan aktivitas fisik dan musik sehingga menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, mudah dipahami, dan mendorong pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Pengaruh Kolase Ampas Teh terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Sunggal Widy Farah Muthiah Siregar; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.68-82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase ampas teh terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 12 anak yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Kegiatan kolase dilaksanakan dengan memanfaatkan ampas teh sebagai media taktil untuk melatih gerakan motorik halus anak. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik halus anak setelah diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan melalui uji wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05). Dengan demikian, kegiatan kolase menggunakan ampas teh terbukti berpengaruh nyata terhadap keterampilan motorik halus anak usia dini di TK Negeri Pembina Sunggal.
Hubungan Tingkat Intensitas Aktivitas Fisik dengan Kemampuan Gerak Manipulatif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Amal Shaleh Medan Enda Rejekinta Karina Br Pa; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.83-97

Abstract

Aktivitas fisik merupakan bagian dari pola keseharian anak yang diduga memiliki keterkaitan dengan pencapaian kemampuan gerak manipulatif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat intensitas aktivitas fisik dengan kemampuan gerak manipulatif anak usia 5-6 tahun di TK Amal Shaleh Medan. Penelitian kuantitatif korelasional berdesain cross-sectional ini melibatkan populasi 22 anak Kelompok B melalui teknik total sampling. Pengumpulan data tingkat intensitas aktivitas fisik dilaksanakan melalui observasi rekaman video menggunakan modifikasi instrumen OSRAC-P yang direkam dengan tiga unit gawai (dua merekam kegiatan, satu pengatur waktu). Kemampuan gerak manipulatif diukur secara spesifik melalui tes unjuk kerja instrumen TGMD-2. Analisis data dilakukan melalui pengujian hipotesis dengan uji statistik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis memperoleh koefisien korelasi sebesar 0,419 dengan nilai signifikansi 0,052 (> 0,05). Hasil tersebut membuktikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat intensitas aktivitas fisik dengan kemampuan gerak manipulatif anak. Ketiadaan korelasi ini sejalan dengan temuan observasi di lapangan, di mana tingkat intensitas aktivitas fisik mayoritas anak (77,27%) terpusat pada kategori rendah. Rutinitas pergerakan anak saat bermain bebas didominasi oleh pergerakan anggota tubuh di fasilitas bermain permanen tanpa adanya interaksi langsung dengan objek bermain, sehingga capaian teknik gerak manipulatif mereka belum maksimal sesuai kriteria baku instrumen penilaian.
Pengaruh Permainan Lalokatoz terhadap Daya Tahan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Harapan Islamiyah Fiki Triwidia Saputri; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.112-125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Lalokatoz terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya tahan anak yang ditandai dengan anak mudah merasa lelah saat mengikuti aktivitas fisik di sekolah. Permainan Lalokatoz dipilih sebagai salah satu bentuk permainan yang dapat meningkatkan aktivitas fisik anak karena mengintegrasikan gerakan lari, lompat, merangkak, dan tos dalam satu rangkaian aktivitas yang menyenangkan dan terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 20 anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes daya tahan kardiovaskuler melalui lari bolak-balik 5 × 10 meter. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 2,75 meningkat menjadi 3,35 pada posttest dengan peningkatan sebesar 0,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,014 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan Lalokatoz berpengaruh signifikan terhadap daya tahan anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Islamiyah.