Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pola pikir kewirausahaan penyandang disabilitas usia produktif melalui internalisasi lima nilai TIDAR (Tangguh, Integratif, Dedikatif, Aktif, dan Responsif). Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 di rumah warga di Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, dengan melibatkan 17 penyandang disabilitas dari komunitas Warsa Mundung yang sebagian besar telah menjalankan usaha selama lebih dari tiga tahun. Metode yang digunakan meliputi *pre-test*, ceramah interaktif berbasis skenario naratif untuk setiap nilai TIDAR, dan *post-test*, dengan menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang terdiri dari 25 butir soal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang konsisten di seluruh dimensi, dengan skor rata-rata meningkat dari 37,6% menjadi 57,4% (peningkatan sebesar 19,8 poin persentase). Peningkatan tertinggi terjadi pada dimensi Tangguh dan Dedikatif, sedangkan dimensi Responsif menunjukkan peningkatan terendah dan masih memerlukan penguatan lebih lanjut. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter berbasis nilai TIDAR dapat menjadi landasan awal yang relevan untuk memperkuat kewirausahaan inklusif di kalangan kelompok masyarakat rentan di wilayah perdesaan.
Copyrights © 2026