Wisata religi merupakan segmen pariwisata yang terus berkembang di Indonesia, namun pemahaman tentang mekanisme psikologis yang mendorong keputusan berkunjung ke destinasi berbasis warisan spiritual dan kebangsaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan terhadap niat berkunjung serta keputusan berkunjung pada Wisata Religi Makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur, dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan kuantitatif dengan desain survei diterapkan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung, sementara kontrol perilaku yang dirasakan tidak berpengaruh signifikan pada tahap pembentukan niat. Namun demikian, kontrol perilaku yang dirasakan terbukti berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung, dan niat berkunjung berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan berkunjung. Temuan ini mengungkap adanya dikotomi motivasional–volitional: faktor evaluatif dan sosial mendominasi fase pembentukan niat, sedangkan faktor kontrol baru relevan pada tahap eksekusi keputusan. Pola ini mencerminkan karakteristik unik destinasi wisata religi dengan daya tarik simbolik dan spiritual yang tinggi, di mana motivasi intrinsik mampu mereduksi peran hambatan kontrol dalam fase motivasional. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian TPB dalam konteks wisata religi sekaligus implikasi praktis bagi pengelola destinasi dan perancang strategi pemasaran pariwisata berbasis nilai kebangsaan
Copyrights © 2026