Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Entrepreneurial Self-Efficacy dan Technology Acceptance Model dalam Analisis Niat Adopsi AI untuk Pemasaran Digital Santripreneur Mahasiswa Mohammad Haidar Ali; Rohmad Prio Santoso; Lilis Sugi Rahayu Ningsih; M. Syahru Ramadhan
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 9 No 3 (2025): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v9i3.32259

Abstract

The ongoing digital transformation presents vast opportunities for Indonesian MSMEs, particularly santripreneurs within pesantren, to integrate artificial intelligence (AI) into their marketing strategies. This study explores how entrepreneurial self-efficacy (ESE) strengthens the Technology Acceptance Model (TAM) in the adoption of AI-based marketing. Employing a quantitative design, data were gathered from 375 student santripreneurs across five Islamic cities in East Java and analyzed using SEM-PLS. The results indicate that ESE exerts a positive effect on perceived ease of use and perceived usefulness, which subsequently enhance attitudes and adoption intentions. These findings underscore ESE’s significance as an external construct enriching the classical TAM. The study extends TAM within the pesantren entrepreneurship context and offers practical insights for promoting digital literacy training and ecosystem collaboration to accelerate AI adoption among santripreneurs
ANALISIS NIAT DAN ADOPSI SEPEDA LISTRIK PADA GENERASI Z DI KABUPATEN JOMBANG: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Ahmad Rifki Andika; Mohammad Haidar Ali
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1009

Abstract

Abstract: Perkembangan transportasi ramah lingkungan meningkatnya penggunaan sepeda listrik sebagai alternatif mobilitas yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat terhadap Niat Menggunakan serta Keputusan Penggunaan sepeda listrik pada Generasi Z di Kabupaten Jombang menggunakan metode kuantitaf eksplanatori dengan teknik purposive sampling terhadap Generasi Z yang mengetahui atau pernah menggunakan sepeda listrik. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equatin Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Persepsi Manfaat dan Niat Menggunakan, Persepsi Manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Menggunakan, serta Niat Menggunakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Penggunaan sepeda listrik. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan Persepsi Kemudahan dan Manfaat dapat mendorong Niat serta Keputusan Penggunaan sepeda pada Generasi Z.
KEPUTUSAN PENGGUNAAN PRODUK KECANTIKAN PADA SANTRIWATI PESANTREN DI JOMBANG:PERSPEKTIF THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Ade Liya Wijayanti; Mohammad Haidar Ali
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1015

Abstract

The use of beauty products among female students (santriwati) in Islamic boarding schools has become an interesting phenomenon to study, as it occurs within a religious environment that upholds the values of simplicity while still showing a tendency toward the use of beauty products. This behavior is assumed to be influenced by psychological and social factors explained through the Theory of Planned Behavior (TPB), namely attitude, subjective norms, and perceived behavioral control toward intention and decision to use beauty products. This study aims to analyze the influence of attitude, subjective norms, and perceived behavioral control on the intention to use and the decision to use beauty products among female students in Islamic boarding schools in Jombang. This study employed a quantitative approach. The sample consisted of 230 respondents selected using a non-probability sampling technique with a purposive sampling method. Data were collected through questionnaires distributed to female students from four Islamic boarding schools in Jombang Regency. The data analysis technique used was Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS 4 software. The results showed that attitude, subjective norms, and perceived behavioral control had a positive and significant effect on the intention to use beauty products. In addition, the intention to use had a positive and significant effect on the decision to use, and perceived behavioral control also had a direct positive and significant effect on the decision to use beauty products among female students in Islamic boarding schools in Jombang. These findings indicate that the decision to use beauty products among female students is formed through the interaction of internal factors, social influence, perceived self-capability, and intention as the main driving factor in shaping usage behavior.
MODEL STIMULUS ORGANISM RESPONSE PADA NIAT BERKUNJUNG ULANG GENERASI Z DI KAFE SELASAR WONOSALAM Laygiel Huda; Mohammad Haidar Ali
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1018

Abstract

Perkembangan industri kafe yang semakin kompetitif serta tingginya keterlibatan Generasi Z dalam media digital mendorong pelaku usaha untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi niat berkunjung ulang konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM), Store Atmosphere, dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Konsumen dan Niat Berkunjung Ulang Generasi Z di Kafe Selasar Wonosalam dalam perspektif Stimulus–Organism–Response (S–O–R). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research terhadap 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM, Store Atmosphere, dan Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Selain itu, Kepuasan Konsumen dan e-WOM juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Berkunjung Ulang. Namun, Store Atmosphere dan Kualitas Layanan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Niat Berkunjung Ulang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stimulus eksternal tidak selalu secara langsung membentuk respons perilaku konsumen, tetapi terlebih dahulu memengaruhi kondisi internal konsumen berupa Kepuasan Konsumen sebelum mendorong niat berkunjung ulang. Penelitian ini memperkuat penerapan teori Stimulus–Organism–Response (S–O–R) dalam menjelaskan perilaku konsumen Generasi Z pada industri kafe berbasis wisata alam.
THEORY OF PLANNED BEHAVIOR PADA WISATA RELIGI BERWARISAN NILAI KEBANGSAAN: PERAN SIKAP, NORMA SUBJEKTIF, DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG Fathur Rohman; Mohammad Haidar Ali
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1024

Abstract

Wisata religi merupakan segmen pariwisata yang terus berkembang di Indonesia, namun pemahaman tentang mekanisme psikologis yang mendorong keputusan berkunjung ke destinasi berbasis warisan spiritual dan kebangsaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan terhadap niat berkunjung serta keputusan berkunjung pada Wisata Religi Makam Gus Dur di Jombang, Jawa Timur, dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Pendekatan kuantitatif dengan desain survei diterapkan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung, sementara kontrol perilaku yang dirasakan tidak berpengaruh signifikan pada tahap pembentukan niat. Namun demikian, kontrol perilaku yang dirasakan terbukti berpengaruh positif terhadap keputusan berkunjung, dan niat berkunjung berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan berkunjung. Temuan ini mengungkap adanya dikotomi motivasional–volitional: faktor evaluatif dan sosial mendominasi fase pembentukan niat, sedangkan faktor kontrol baru relevan pada tahap eksekusi keputusan. Pola ini mencerminkan karakteristik unik destinasi wisata religi dengan daya tarik simbolik dan spiritual yang tinggi, di mana motivasi intrinsik mampu mereduksi peran hambatan kontrol dalam fase motivasional. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian TPB dalam konteks wisata religi sekaligus implikasi praktis bagi pengelola destinasi dan perancang strategi pemasaran pariwisata berbasis nilai kebangsaan
KEPERCAYAAN SEBAGAI MEDIASI PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP NIAT BELI SHOPEE PADA SANTRI MAHASISWA Ikhsan Hadi Saputra; Mohammad Haidar Ali
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1026

Abstract

Transformasi digital telah mendorong “meluasnya aktivitas belanja daring di berbagai segmen masyarakat, termasuk santri mahasiswa yang bermukim di pondok pesantren. Di tengah keterbatasan mobilitas dan padatnya rutinitas keagamaan, platform e-commerce seperti Shopee menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi. Namun, adopsi platform yang tinggi tidak selalu mencerminkan kepercayaan yang memadai terhadap transaksi digital. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap niat beli melalui kepercayaan sebagai variabel mediasi pada pengguna Shopee di kalangan santri mahasiswa pondok pesantren Jombang. Pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling diterapkan untuk menjaring 155 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) berbantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa: (1) persepsi kemudahan secara positif dan signifikan memengaruhi kepercayaan; (2) e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan; (3) persepsi kemudahan tidak terbukti berpengaruh langsung terhadap niat beli; (4) e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli; serta (5) kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan menjadi variabel kunci yang memediasi hubungan antara stimulus digital dan keputusan pembelian santri mahasiswa