Penelitian ini bertujuan menjelaskan distribusi, realisasi, dan fungsi kritis gaya bahasa sindiran dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea. Metodologi penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data berupa transkrip lengkap tuturan verbal dalam pertunjukan, termasuk segmen pembuka, sedangkan data penelitian berupa tuturan yang mengandung ironi, sinisme, sarkasme, antifrasis, atau inuendo. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, penyimakan nonpartisipan, penayangan berulang, transkripsi, identifikasi, dan klasifikasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian, penafsiran hubungan setup–punchline, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ironi menjadi strategi dominan, diikuti sinisme, sarkasme, inuendo, dan antifrasis. Ironi membangun kritik dengan mempertemukan ideal demokrasi, profesionalitas, dan akuntabilitas dengan realitas sosial-politik yang bertentangan. Kesimpulannya, sindiran dalam komedi politik bekerja sebagai strategi retoris berlapis. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyempurnaan analisis stilistika melalui pengodean multilabel, identitas tuturan unik, dan perhatian terhadap struktur setup–punchline.
Copyrights © 2026