Penelitian ini mengkaji konstruksi narasi konflik internasional melalui diksi dalam pemberitaan daring Sindonews periode 2023–2026, dengan fokus pada konflik Amerika Serikat dan Iran. Kajian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis diksi dalam jurnalisme digital, karena pilihan kata tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk framing, kesan emosional, dan persepsi pembaca terhadap eskalasi konflik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis diksi yang digunakan dalam berita Sindonews serta menjelaskan fungsinya dalam membangun makna konflik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari judul dan teks berita terpilih melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, penyajian, dan penarikan simpulan berdasarkan kategori diksi denotatif, diksi konotatif, kata umum, kata khusus, dan verba tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi seperti perang, ancaman, musuh, rudal, serangan, dan menghancurkan membangun narasi eskalasi, bahaya, agresi, dan urgensi militer. Implikasinya, diksi menjadi unsur utama dalam pembingkaian konflik internasional di media daring.
Copyrights © 2026