Penelitian ini mengkaji bentuk dan pola distribusi majas perbandingan dalam lirik FSTVLST serta fungsi stilistika yang tampak pada data representatif. Studi deskriptif kualitatif dengan analisis isi digunakan terhadap korpus lirik FSTVLST yang dipilih berdasarkan kandungan bahasa figuratif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, pembacaan intensif, identifikasi, dan klasifikasi dengan taksonomi Tarigan. Hasil menunjukkan 96 temuan pengodean yang mencakup sepuluh kategori: metafora, perumpamaan, personifikasi, depersonifikasi, alegori, antitesis, pleonasme, perifrasis, prolepsis, dan koreksio. Perifrasis memiliki frekuensi tertinggi (11), tetapi selisihnya hanya satu dari delapan kategori yang masing-masing berjumlah 10; koreksio paling sedikit (5). Analisis contoh metafora, perumpamaan, personifikasi, dan depersonifikasi menunjukkan bahwa pembandingan figuratif mengartikulasikan simbol takdir, perubahan, kritik sosial, dan ketegangan moral. Temuan ini menegaskan fungsi majas sebagai perangkat pembentukan makna, dengan generalisasi terbatas pada korpus terpilih.
Copyrights © 2026