Penelitian ini mengkaji pertautan ketidakadilan gender dan kesadaran ekologis dalam novel Tiang Garam karya Royyan Julian melalui perspektif ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian berangkat dari celah kajian terdahulu yang cenderung membahas persoalan lingkungan dalam novel tersebut secara terpisah dari relasi kuasa gender yang melekat pada latar sosial Madura. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data berupa kata, kalimat, dialog, dan narasi yang dipilih melalui pembacaan cermat serta teknik catat. Data diklasifikasi, disajikan, dan ditafsirkan dengan prosedur analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan isu gender berupa stigma reproduksi, subordinasi, stereotip, marginalisasi, ketimpangan beban domestik, serta perlawanan dan pemberdayaan perempuan. Kesadaran ekologis tampak melalui pengetahuan ekologis, keterikatan pada tanah, empati terhadap hewan, solidaritas komunitas, dan perlawanan terhadap penguasaan sumber daya yang eksploitatif. Penelitian menyimpulkan bahwa Tiang Garam menautkan emansipasi perempuan dengan keadilan ekologis dan memperkaya pembacaan ekofeminis sastra Madura kontemporer sebagai kontribusi bagi kajian sastra Indonesia mutakhir.
Copyrights © 2026