Abstract: Kue nona manis merupakan salah satu kue tradisional Indonesia yang umumnya menggunakan tepung terigu. Pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bahan substitusi dapat meningkatkan penggunaan komoditas lokal, salah satunya tepung talas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi tepung talas sebesar 0%, 15%, 30%, dan 45% terhadap kualitas sensoris dan daya terima kue nona manis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas empat perlakuan dan tiga kali pengulangan. Penilaian dilakukan melalui uji jenjang dan uji hedonik oleh 30 panelis tidak terlatih. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) pada taraf signifikansi 0,05 dan dilanjutkan dengan Uji Duncan apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung talas tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bentuk, warna hijau, aroma, dan rasa kue nona manis, tetapi memberikan pengaruh nyata terhadap warna putih dan tekstur. Nilai rata-rata warna putih menurun dari 6,23 pada perlakuan 0% menjadi 5,00 pada perlakuan 45%, sedangkan tekstur menurun dari 6,52 menjadi 4,92. Pada uji hedonik, substitusi tepung talas berpengaruh terhadap daya terima tekstur, dengan perlakuan 15% masih memperoleh penerimaan yang baik. Secara keseluruhan, tepung talas berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan kue nona manis.
Copyrights © 2026