Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar dan sikap gotong royong peserta didik kelas IV SDN 02 Gandatapa pada mata pelajaran IPAS, dengan 78,38% peserta didik belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KTTP) yang ditetapkan sebesar 70. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap gotong royong melalui implementasi pendekatan deep learning berbantuan media augmented reality. Metode yang digunakan digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan dua kali pertemuan setiap siklusnya, melibatkan 37 peserta didik sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, lembar angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan sikap gotong royong meningkat dari 67,57% pada pra siklus menjadi 75,00% pada siklus I dan 86,49% pada siklus II. Sementara itu, prestasi belajar meningkat dari 21,62% pada pra siklus menjadi 54,05% pada siklus I dan 83,78% pada siklus II, seluruhnya melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar ≥80%. Dengan demikian, pendekatan deep learning berbantuan media Augmented Reality Assembler terbukti efektif dalam meningkatkan sikap gotong royong dan prestasi belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.
Copyrights © 2026