Penelitian ini mengkaji integrasi pendidikan seni dan ekonomi kreatif dalam praktik literasi-budaya di Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) Purwokerto sebagai respons atas terbatasnya kajian empiris yang menjembatani pedagogi seni komunitas dengan produksi ekonomi kreatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis model integrasi, mekanisme produksi karya, serta proses konversi modal kultural menjadi modal ekonomi dalam konteks komunitas lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, integrasi berlangsung melalui model pembelajaran berbasis praktik dan proyek dengan tahapan eksplorasi–produksi–publikasi yang sistematis, sehingga seni berfungsi sebagai medium literasi sekaligus instrumen produksi budaya bernilai ekonomi. Kedua, praktik literasi-budaya menjadi fondasi ekonomi kreatif karena menghasilkan produk konkret, jejaring sosial, dan legitimasi simbolik yang memungkinkan konversi modal kultural menjadi nilai ekonomi secara berkelanjutan dalam kerangka hybrid value. Ketiga, komunitas berperan sebagai inkubator ekosistem kreatif yang relatif mandiri melalui penerbit internal, kolaborasi jejaring, dan regenerasi kreatif alumni, meskipun menghadapi tantangan pendanaan dan ekspansi pasar. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan seni berbasis literasi-budaya mampu menjadi fondasi inkubasi ekonomi kreatif dalam skala komunitas lokal yang adaptif dan kontekstual di Indonesia.
Copyrights © 2026