Artikel konseptual ini membahas fragmentasi sistemik antara pendidikan seni, industri kreatif digital, dan kebijakan daerah yang selama ini membatasi kontribusi strategis pendidikan seni dalam ekosistem inovasi daerah. Tujuan artikel ini adalah merumuskan model integratif yang menghubungkan transformasi kurikulum, literasi digital, kewirausahaan kreatif, dan orkestrasi kebijakan dalam kerangka ekosistem inovasi berkelanjutan. Berbasis pada teori Triple Helix, teori ekosistem inovasi, kerangka ekonomi kreatif, dan teori modal manusia, artikel ini menganalisis kesenjangan struktural antara institusi pendidikan, pelaku industri kreatif, dan pemerintah daerah. Hasil kajian menawarkan model integratif empat lapis yang meliputi desain kurikulum adaptif, platform inkubasi kolaboratif, penguatan infrastruktur digital, serta dukungan kebijakan daerah yang terkoordinasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa inovasi daerah yang berkelanjutan di sektor kreatif menuntut integrasi kelembagaan, penguatan kapasitas digital, dan koherensi kebijakan untuk menjadikan pendidikan seni sebagai penggerak utama industri kreatif digital.
Copyrights © 2026