Unit Simpan Pinjam BUMDes Tirto USP Arto Rahayu masih menggunakan pencatatan manual dan file Excel dalam proses pengelolaan data setoran. Proses tersebut berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pembaruan data, dan kesulitan pemantauan transaksi harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi mobile simpan pinjam berbasis QR Code guna membantu petugas dalam mengidentifikasi anggota dan mencatat transaksi setoran secara digital. Metode pengembangan sistem menggunakan model waterfall yang terdiri atas studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi sistem, pengujian sistem, dan analisis usability. Aplikasi dikembangkan pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Kotlin, PostgreSQL sebagai basis data, serta MLKit dan CameraX untuk mendukung pemindaian QR Code. Hasil penelitian menghasilkan aplikasi QR.ArtoRahayu dengan fitur login, pemindaian QR Code, pencatatan setoran, daftar transaksi harian, pengelolaan petugas, dan ekspor laporan. Pengujian fungsional menggunakan black-box testing menunjukkan bahwa seluruh skenario utama berjalan valid. Pengujian usability menggunakan System Usability Scale terhadap delapan responden menghasilkan skor rata-rata 73,75. Skor tersebut menunjukkan bahwa aplikasi berada pada kategori acceptable dan layak digunakan dalam operasional Unit Simpan Pinjam BUMDes Tirto USP Arto Rahayu.
Copyrights © 2026