Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan generasi berkualitas, namun kapasitas remaja sebagai sumber informasi sebaya di lingkungan sekolah masih perlu diperkuat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader remaja sebagai peer educator dalam mendukung edukasi kesehatan reproduksi melalui implementasi Sekolah Siaga Kependudukan. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi kependudukan dan kesehatan reproduksi, komunikasi sebaya, praktik skrining kesehatan reproduksi, simulasi penyelesaian kasus, serta pemanfaatan media edukasi. Sasaran kegiatan adalah 45 kader remaja MAN 1 Malang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi keterampilan kader. Hasil menunjukkan bahwa rerata pengetahuan meningkat dari 58,00 menjadi 79,67, dengan proporsi kader berpengetahuan baik meningkat dari 4,44% menjadi 75,56%. Sebanyak 95,56% kader mencapai kategori keterampilan baik dengan rerata nilai 96,52. Kegiatan juga menghasilkan Buku Remaja Berdaya, video edukasi, x-banner, dan permainan Remaja Berdaya sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sekolah secara berkelanjutan. Integrasi pelatihan kader, praktik keterampilan, dan media edukasi berbasis kasus memberikan nilai tambah dalam memperkuat peran remaja sebagai edukator sebaya dan mendukung keberlanjutan edukasi kesehatan reproduksi di sekolah.
Copyrights © 2026