Meningkatkan kesadaran pada masyarakat terhadap beberapa isu lingkungan untuk mendorong berkembang pada produk sustainable fashion. Pada penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh trendiness,interaksi media sosial,electronic word of mouth(E-WOM), dan brand image terhadap purchase intention dengan behavior switching sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 350 responden yang berusia minimal pada 17 tahun,aktif menggunakan media sosial,dan pernah memperoleh informasi mengenai produk sustainable fashion. Data yang dianalisis menggunakan metode PLS-SEM melalui Smart PLS 4. hasil penelitian menunjukkan bahwa trendiness,interaksi media sosial,E-WOM, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavior switching,yang selanjutnya juga berpengaruh positif terhadap purchase intention. Selain itu,behavior switching terbukti memediasi hubungan antara keempat variable tersebut dengan purchase intention,dengan brand image memberikan pengaruh tidak langsung terbesar. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan perilaku berperan penting dalam meningkatkan minat beli produk sustainable fashion.oleh karena itu,pelaku usaha perlu memperkuat citra merek,meningkatkan interaksi di media sosial,dan mendorong ulasan positif untuk menarik minat konsumen.
Copyrights © 2026