Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi hadis al-Ifki dalam menjaga kehormatan wanita di era digital, khususnya dalam konteks kekerasan verbal dan siber. Hadis al-Ifki yang mengisahkan tentang fitnah terhadap ‘Aisyah, istri Nabi Muhammad, menjadi dasar penting untuk memahami perlindungan kehormatan dan martabat wanita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Analisis dilakukan dengan menghubungkan prinsip-prinsip perlindungan kehormatan wanita dalam hadis al-Ifki dengan praktik kekerasan digital yang terjadi saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis al-Ifki mengajarkan pentingnya menjaga kehormatan dan integritas wanita serta berpesan kepada umat Islam untuk melawan fitnah dengan pendekatan yang bijak dan penuh rasa hormat. Dalam konteks kekerasan verbal dan siber, hadis ini relevan sebagai dasar moral dan etika untuk menjaga kehormatan wanita di dunia maya. Kesimpulannya, hadis al-Ifki memberikan pedoman penting dalam menghadapi persoalan kekerasan verbal dan siber terhadap wanita, sekaligus menjadi dasar untuk menjaga kehormatan wanita di era digital yang semakin berkembang.
Copyrights © 2026