Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melihat banyak peluang baru dengan kemajuan teknologi digital, terutama AI, yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis mereka. Namun, karena banyaknya UMKM yang tidak terbiasa dengan teknologi digital dan tidak tahu bagaimana memanfaatkannya dalam bisnis mereka, AI masih kurang digunakan. Di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, usaha mikrokecil dan menengah (UMKM) akan menerima pelatihan tentang penggunaan kecerdasanbuatan sebagai asisten digital. Metode kualitatif digunakan melalui pelatihan,penggunaan kecerdasan buatan sebagai asisten digital untuk usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang melibatkan pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan dalam memanfaatkan berbagai aplikasi kecerdasan buatan untuk membuat konten promosi, seperti desain poster, logo, brosur, banner, menulis, dan menyusun administrasi bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami pemanfaatan AI untuk membantu pemasaran digital. meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat pembuatan bahan promosi, dan meningkatkan kreativitas saat menjalankan bisnis. Diharapkan pelatihan ini akan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi digital dan mendorong transformasi usaha kecil dan menengah (UMKM) ke digital, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing usaha secara berkelanjutan di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026