Untuk mendorong proses belajar dan membantu anak-anak mengembangkan karakter yang peka terhadap lingkungan, sekolah harus bersih, nyaman, dan sehat. Namun, di SDN Koncer 2 di Kabupaten Bondowoso, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sarana pendidikan kesehatan dan lingkungan belum dimaksimalkan. Dengan menanam beberapa Tanaman Obat Keluarga (TOGA), proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjadikan sekolah lebih indah dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran serta kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah. Melalui observasi, wawancara, pretes, postes, konseling, dan praktik penanaman TOGA, proyek ini menggunakan kombinasi metodologi kuantitatif dan kualitatif. Persiapan, sesi pembelajaran, praktik penanaman, dan evaluasi merupakan tahapan-tahapan dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa akan manfaat tanaman obat lokal, pentingnya menjaga kebersihan sekolah, serta penerapan gaya hidup sehat. Pemahaman siswa meningkat sebesar 34,45%, dari skor pretest 63,33% menjadi skor posttest 97,78%, berdasarkan hasil analisis skor gain dasar. Siswa menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi serta sikap yang lebih peduli terhadap penghijauan dan kebersihan sekolah. Dengan demikian, kegiatan penanaman TOGA terbukti efektif dalam mengajarkan siswa sekolah dasar tentang lingkungan dan kesehatan.
Copyrights © 2026